LENSAINDONESIA.COM: PT Astra Internasional Tbk (ASII) kembali mensupport modal kepada PT Bank Permata Tbk sebagai anak usahanya guna mengoptimalisasi kinerja perusahaan dibidang keuangan tersebut.

Gunawan Geniusahardja, Direktur Independen Astra Internasional mengatakan, rencana modal disuntikkan tersebut berjumlah Rp 3 triliun. Hal ini merupakan dukungan pemegang saham agar bisnis Bank Permata akan lebih sehat.

“Tahun 2016 lalu kami telah menambahkan modal Rp 5,5 triliun, dan tahun ini kami akan menambahkan Rp 3 triliun lagi,” ucap Gunawan di Jakarta, Jumat (24/02/2017).

Menurut laporan keuangan kuartal-III 2016, Bank Permata mengalami kerugian bersih sebesar Rp 1,2 triliun. Kerugian tersebut berefek pada penurunan kinerja keuangan pada aspek jasa keuangan. Sebab 44,6 persen saham Bank Permata diduduki oleh induknya, Astra Internasional.

Didorong kerugian Bank Permata, per September 2016, laba bersih segmen jasa keuangan grup merosot 31 persen menjadi Rp 2,1 triliun.

Se tidaknya langkah penyuntiikan modal tersebut akan mampu memperbaiki kinerja Bank Permata di tahun 2017.

Astra Internasional, lanjut Gunawan, berkeinginan rasio kecukupan modal Bank Permata bisa duduk di angka 16 persen, dan LDR (rasio kredit terhadap dana pihak ketiga) terus terjaga di bawah 80 persen.

“Harapan kami posisi dari Bank Permata tetap lebih baik dan bisa menjalankan fungsi perbankan secara normal,” pungkas Gunawan.@kom,Eld