LENSAINDONESIA.COM: Mungkin tidak ada yang kenal dengan Azwar Syam, seorang pensiunan di Palu. Namun, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sangat mengenalnya lantaran kerap menampar pipinya. Kok berani?

Bahkan, tamparan pensiunan TNI AL dengan pangkat terakhir kolonel itu sangat dirindukan Prabowo Subianto. “Saya rindu dengan tamparannya,” kata Prabowo Subianto sambil tersenyum akhir pekan ini di Palu, Sulawesi Tengah.

Bukan tanpa alasan Prabowo ditampar berkali-kali oleh Azwar Syam. Pasalnya, Azwar merupakan merupakan pelatih putra begawan ekonomi, Soemitro Djoyohadikusumo saat sedang menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata RI atau Akabri.

Azwar memang dikenal sebagai sosok pelatih yang paling keras pada taruna Akabri saat itu, namun semua demi menanamkan kedisiplinan pada anak didiknya. Terkait Prabowo, suatu ketika saat semua taruna Akabri sedang apel, salah seorang di antara mereka terlambat. Akhirnya, Prabowo Subianto selaku komandan regu harus mengambil risiko dengan dihukum berat, termasuk menampar wajah.

“Tamparan itu bukan hanya sekali-dua kali, tetapi berkali-kali,” ujar Azwar.

Azwar Syam saat ini menjadi tenaga pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Palu. Ia mengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

Sejak akhir tahun 1980-an, dia dipindahtugaskan ke Palu sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut. Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Sospol Provinsi Sulteng. Di bidang politik, Azwar pernah menjabat sebagai Ketua Golkar pada masa Orde Baru. @bbs/licom