Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
KBRI Kuala Lumpura akan lakukan cek sidik jari Siti Aisyah
Siti Aisyah, dalam salah satu unggahannya di Facebook. (ISTIMEWA)
ASIA

KBRI Kuala Lumpura akan lakukan cek sidik jari Siti Aisyah 

LENSAINDONESIA.COM: Setelah mendapatkan akses kekonsuleran dari Pemerintah Malaysia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur akan melakukan cek sidik jari kepada Siti Aisyah, pemegang paspor Indonesia yang diduga terlibat pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Jong-nam.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, memang dari aspek kepemilikan paspor, betul bahwa paspor yang dipegang Siti Aisyah adalah paspor Indonesia. Tetapi untuk memastikan bahwa antara pemegang paspor dengan orangnya sama, harus dilakukan tes sidik jari.

“Dari situ baru kita bisa mengatakan memang benar ini adalah Siti Aisyah yang memegang paspor nomor sekian adalah WNI,” kata Menlu kepada wartawan, di Sydney, Australia, Sabtu (25/2/2017).

Menlu menjelaskan, Pemerintah Indonesia, akan langsung melakukan komunikasi dengan KBRI di Malaysia untuk menyiapkan akses ke konsuler untuk bertemu dengan Siti Aisyah. Dalam konteks kunjungan kepada Siti Aisyah tersebut, lanjut Menlu, pemerintah menyiapkan sejumlah pertanyaan-pertanyaan sekaligus menyiapkan pengacara.

“Kuasa Usaha kita dan Tim Konsuler KBRI di Malaysia sudah menggunakan akses kekonsulerannya dan bertemu dengan Siti Aisyah. Kita juga membawa mobile device untuk mencocokkan sidik jari dari Siti Aisyah,” terang Menlu.

Pihaknya sudah menghubungi Kuasa Usaha sementara Indonesia di Malaysia dan menanyakan hasil sidik jarinya seperti apa. Disampaikan bahwa data dari sidik jari yang diambil saat ini sedang dikirim ke Jakarta, karena pencocokannya ada di Imigrasi Pusat di Jakarta. “Jadi saat ini kita masih menunggu hasilnya seperti apa,” tukas Menlu