LENSAINDONESIA.COM: PT Monsanto Indonesia dengan Habitat for Humanity Indonesia telah melakukan serah terima terkait penyelesaian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Bendung dan Mojorejo, Jetis, Mojokerto.

Bertajuk program WASH ( Water Access Sanitation Hygiene), perusahaan benih jagung ini berhasil mensejaterahkan 3000 keluarga melalui pembangunan (renovasi) 200 rumah layak huni. Selain itu, melakukan juga perbaikan 100 toilet sehat dan pembangunan akses air bersih bagi 317 keluarga.

CEO Monsanto Indonesia, Ganesh Satyagraha mengatakan, program WASH berjalan sejak tahun 2014 hingga tahun ini. Program WASH merupakan bentuk komitmen pihaknya guna meningkatkan kualitas hidup petani jagung di Desa Bedung dan Mojorejo, Jetis, Mojokerto.

“Saya berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang erat dari Pemkab Mojokerto, Habitat for Humanity, serta masyarakat kedua desa tersebut. Ke depan, semoga kita bisa lebih baik lagi untuk turut membantu meningkatkan kesejahteraan petani ”ujar Ganesh dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Senin (27/08/2017).

Ganesh menambahkan, petani harus di perhatikan taraf kehidupannya sebab mereka salah satu penopang perekonomian Indonesia. Maka, Monsanto Indonesia ingin andil merubah taraf hidup petani Jagung di Indonesia apalagi di Mojokerto.

Secata terpisah, Wakil Bupati Mojokerto, H. Pungkasiadi, SH menyampaikan terima kasihnya kepada Monsanto Indonesia dan Habitat for Humanity yang peduli terhadap peningkatan taraf hidup petani jagung Mojokerto. Ia berharap, di tahun depan Mosanto kembali berbagi ilmu pertanian sekaligus membantu pembangunan dan pemberdayaan masyarakat petani Jagung.

“Saya berharap, tahun depan Monsanto Indonesia kembali memberikan biaya bantuan pembangunan (renov) rumah patani di Mojokerto. Dan nilai serta jumlah rumahnya harus lebih banyak dari tahun ini,”ucap Wabup H. Pungkasiadi.

Program ini mampu merampungkan pembangunan rumah layak huni untuk 200 keluarga, penyediaan akses air bersih / pertanian bagi 317 keluarga, pembuatan toilet sehat bagi 100 keluarga, pelatihan pertanian bagi 316 warga, pelatihan manajemen keuangan bagi 594 warga, pelatihan rumah sehat dan kontruksi dasar bagi 648 warga,pelatihan pengurangan risiko bencana bagi 68 warga, 1 unit klinik kesehatan,3 unit instalasi biogas, 2 gedung sekolah dan 1 paket alat pertanian.@Rel-Licom