LENSAINDONESIA.COM: Satu per satu komplotan begal sadis 31 TKP di Surabaya berhasil dibekuk Tim Anti Bandit Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. Setelah menangkap 7 anggota komplotan termasuk menembak kaki salah satu pelaku, Muhammad Fikri alias Jibril, kini giliran Deni Setiawan (22) warga Jl Kembang Kuning Mulyo I yang merasakan timah panas peluru polisi menembus kakinya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku begal sadis ini berdasar pada empat laporan polisi (LP) pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan pelaku Deni dan teman-temannya.

“Modusnya, para pelaku yang berjumlah sekitar 18 orang ini memepet sasarannya yang sedang mengendarai motor. Setelah itu para pelaku menendang motor korban dan mengambil harta bendanya. Komplotan begal sadis ini tak segan-segan melukai korbannya jika berani melawan,” ujarnya, Kamis (2/3/2017).

Ditanya beberapa pelaku komplotan yang masih berkeliaran, AKBP Shinto mengatakan, jumlah para pelaku komplotan begal sadis ini sekitar 18 orang. “Saat ini Tim Anti Bandit sudah berhasil mengamankan 8 pelaku berarti kurang 10 lagi. Ada yang kami tembak kakinya karena melawan dan berushaa kabur. Sedangkan pelaku lainnya, sudah kami ketahui ciri-ciri dan identitasnya, sehingga dalam waktu dekat bakal kami tangkap,” katanya.

Sementara dari hasil pemeriksaan pelaku Deni. Komplotan begal sadis ini diotaki BT yang saat ini masih dalam pengejaran. “BT ini yang punya rencana dan penentu sasaran. Minta doanya agar bisa segera kami tangkap,” pungkas AKBP Shinto.

Atas perbuatannya, Deni dijerat Pasal 365 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun penjara. @nanda