LENSAINDONESIA.COM: Belanja online kini kian marak di Indonesia. Ini dijadikan momentum bagi Permata Bank mengkampanyekan gerakan bertajuk #Shopalogic yakni berbelanja menggunakan logika dengan Permata Kartu Kredit.

Direktur Retail Banking Permata Bank, Bianto Surodjo mengatakan, pihaknya senantiasa terus berinovasi untuk jutaan keluarga Indonesia mengajak masyarakat menjadi lebih jeli dan cerdas dalam berbelanja dengan menggunakan kartu kredit.

Menurutnya, program #Shopalogic perlu diaplikasikan dalam seluruh aspek belanja sehingga ada 3 produk kartu kredit yang dihadirkan yakni Permata Shopping Card hadir untuk bergaya dengan logika, Permata Reward Card untuk berlibur dan Permata Hero Card untuk belanja kebutuhan bulanan.

Masih untuk mendukung Shopalogic, kata Bianto, terdapat Permata Mobile Kartu Kredit yang dilengkapi dengan fitur notifikasi transaksi terkini dan cek limit sehingga nasabah dapat mengetahui dan mengontrol pengeluaran. Dengan demikian, nasabah tidak perlu merasa takut untuk menggunakan kartu kredit mereka dan tetap cerdas dalam berbelanja.

“Diperlukan edukasi akan fungsi dari kartu kredit, dimana kalau digunakan secara benar dapat mempermudah pembayaran, lebih dari itu, bisa memberikan banyak keuntungan. Fasilitas kartu kredit bukanlah uang tambahan yang dapat digunakan secara tidak bijak. Berangkat dari hal tersebut, Permata Kartu Kredit menginisiasi gerakan #Shopalogic yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan seluruh keluarga Indonesia,” kata Bianto kepada LICOM di sela-sela acara #Shopalogic di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (02/03/2017).

Sementara Kasandra Putranto selaku Psikolog klinis Indonesia mengungkapkan masyarakat dunia telah berkembang menjadi masyarakat modern yang penuh dengan orang-orang ambisius dan berorientasi pada hasil, yang kerap kali menyebabkan seseorang merasa stres dan depresi saat ekspektasinya tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka sering kali menggunakan belanja sebagai pelampiasan dari masalah yang dihadapinya.

“Penelitian terkini membuktikan adanya kaitan yang erat antara perilaku belanja dengan kondisi emosional seseorang. Perilaku belanja terbentuk sebagai kombinasi dari unsur genetis dan lingkungan keluarga yang telah mempengaruhi kapasitas daya pikir yang akan menentukan perilakunya,” jelas psikolog Kasandra.

Menurutnya, adanya kartu kredit bagi seorang shopaholic kadang malah memperkeruh keadaan. “Bagi mereka, kartu kredit merupakan uang tambahan yang dapat digunakan untuk berbelanja tanpa pikir panjang. Pemahaman ini membuat penyesalan, terlebih di kala tagihan kartu kredit mereka,” katanya.

Sebagai wujud nyata gerakan #Shopalogic, maka bagi pemegang Permata Kartu Kredit sudah hadir acara #Shopalogic Fashion Fair yang berlangsung di Center Atrium Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, tanggal 2 – 5 Maret 2017.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Mal Taman Anggrek dan diskonaja.com serta menggandeng 18 e–commerce ternama di Indonesia, seperti JD.ID, Blibli.com, MatahariMall.com, Orami by Bilna, Lazada Indonesia, Berrybenka, dan lain-lain.

Pengguna Permata Kartu Kredit selama berlangsung acara akan mendapatkan berbagai penawaran terbaik untuk produk fashion seperti potongan harga hingga 85%, SimplePay 0% hingga 12 bulan, cashback voucher 100% serta lucky dip.@Rudi