LENSAINDONESIA.COM: Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH. Asep Maosul Afandi angkat bicara soal keinginan Uu Ruzhanul Ulum maju di Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Ditemui di Komplek pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Asep Maosul yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PPP menuturkan sejauh ini Uu baru sebatas opsi yang ditawarkan oleh Miftahul Huda kepada masyarakat.

“Adapun hasilnya nanti ya tergantung masyarakat sendiri yang menentukan,” kata Asep, Jumat (3/3/2017).

Pasalnya, lanjut Asep, sejauh ini Uu adalah salah satu keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda yang dinilainya layak maju di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Terlebih karir politiknya di Kabupaten Tasikmalaya dinilainya sudah mentok.

“Sudah dua periode jadi Bupati (Kabupaten Tasikmalaya, red). Sudah saatnya ke jenjang yang lebih atas,” kata Asep.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum mengaku tidak bisa menolak apa yang disampaikan pamannya, KH. Asep Maosul. Sebagai seorang anak, kata Uu, jangankan dijadikan opsi pilihan, disuruh terjun ke medan perang pun Uu mengaku siap.

“Sebagai anak ya saya hanya bisa patuh pada apa yang sudah menjadi keinginan orangtua,” kata Uu.

Uu pun mengaku tidak ambil pusing dengan hasil akhir dari keinginannya nanti maju di Pilgub Jabar 2018. Jika memang masyarakat menghendaki, Uu menjamin dirinya dalam keadaan siap.

“Kalau tidak ya saya kembali lagi ke rumah saya, Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya,” pungkas politisi yang dibesarkan partai berlambang Ka’bah tersebut. @Caca