Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tak terima divonis 4 tahun penjara, oknum polisi minta jaksa kembalikan sogokkan Rp 50 juta
Sobri saat keluar dari ruang sidang PN Surabaya, Kamis (09/03/2017). Foto: Rofik-lensaindonesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Tak terima divonis 4 tahun penjara, oknum polisi minta jaksa kembalikan sogokkan Rp 50 juta 

LENSAINDONESIA.COM: Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada Sobri oknum anggota Polisi yang menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Ketua Majelis Hakim Sigit Sutriono dalam pertimbangan amar putusan menyampaikan, bahwa terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dan terdakwa merupakan anggota polisi yang masih aktif.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun penjara, denda sebesar 800 juta serta subsider 1 bulan penjara,” ucap Sigit saat membacakan amar putusan, Kamis (09/03/2017).

Meski telah menjatuhkan vonis, namun belum memiliki kekuatan hukum tetap atau incraht, karena terdakwa M. Sobri maupun Jaksa Wilhelmina Manuhuttu selaku jaksa pengganti dari jaksa Damang Anubowo sama-sama belum bersikap dan menyatakan pikir-pikir.

Sementara itu, Sobri yang tidak terima di vonis 4 tahun penjara tersebut langsung mengamuk. Di depan majelis hakim dan jaksa penuntut umum (JPU) Sobri pun mengungkap bahwa dirinya sempat dijanjikan vonis ringan oleh Jaksa Penuntut umum.

Kata Sobri, dirinya telah dimintai uang ‘sogokan’ sebesar Rp 150 juta oleh JPU Damang Anubowo. Sebagai tanda sepakat, ia pun telah menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta.

Dengan diselimuti emosi, terdakwa langsung menghampiri jaksa Wilhelmina Manuhuttu. Ia meminta jaksa Damang Anubowo agar mengembalikan uang Rp 50 juta yang sudah ia serahkan.

“Mana Jaksa Damang saya minta uang saya kembali,” tanya terdakwa ke jaksa Welly.

Mendenger pertanyaan itu, Jaksa Welly pun menjawab tidak tau. “Saya hanya jaksa pengganti,” jawabam Welly.

Saat dikonfirmasi, terdakwa mengaku bahwa dirinya dimintai uang sebesar 150 juta dengan janji memberikan hukuman ringan.

“Jaksanya Damang minta 150 juta, saya kasih uang muka 50 juta. Selanjutnya saya kasih 100 juta tapi uang saya dikembalikan,” ucap Sobri sambil berjalan menuju ruang tahanan PN Surabaya.

Baca Juga:  DPR RI pilih Firli Bahuri jadi ketua KPK

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan diterangkan, pada 26 Juli 2016 sekitar pukul 03.00 WIB, terdakwa ditemukan tergeletak ditrotoar Jl Adityawarman. Sementara mobilnya Daihatsu Xenia L 5427 DM masih menyala dan pintu mobilnya terbuka, sehingga oleh warga dilaporkan kepada Sukiman Anggota Denpom V/4 Surabaya.

Atas perbuatan dan barang bukti yang ditemukan, terdakwa yang merupakan oknum polisi dinas di Polsek Wiyung ini dijerat pasal 112 ayat (1) undang-undang no 35 tahun 2009. Tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 15 tahun perkara.@rofik