Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Dua bandit curanmor dilumpuhkan Tim Anti Bandit di Jembatan Suramadu
AKBP Shinto Silitonga mendengarkan penjelasan cara beraksi dua bandit curanmor (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Dua bandit curanmor dilumpuhkan Tim Anti Bandit di Jembatan Suramadu 

LENSAINDONESIA.COM: Dua pelaku curanmor, M Syahroni (25) warga Jl Kedung Mangu III dan Achmad Afifur Rifqi (20) warga Jl Bulak Banteng Suropati VI, dibekuk dan kakinya ditembak Tim Anti Bandit Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. Keduanya ditangkap sesaat setelah mencuri motor Yamaha Mio hitam L 5102 DD milik Gatot Purwadi (32) warga Jl Ploso III Surabaya, Sabtu (18/3/2017) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan. Ternyata dua pelaku ini sudah dua kali melakukan aksinya, yakni di Jl Kedung Mangu dan yang terakhir di Jl Ploso Surabaya. “Kedua pelaku kami tangkap saat mengirim motor curian ke Madura. Namun, mereka terajring operasi penyekatan di kawasan Jembatan Suramadu,” ujarnya, Rabu (22/3/2017).

Setiap kali beraksi, kedua pelaku curanmor ini berbagi tugas. M Syahroni bertugas sebagai eksekutor, sementara Ach Afifur Rifqi menjadi joki atau pengawas situasi. “Kami terpaksa bertindak tegas dan terukur karena keduanya berusaha kabur saat terjaring operasi penyekatan,” katanya.

Barang bukti yang diamankan adalah motor Yamaha Mio L 5102 DD, 1 kunci Pa 8-10-12 berbentuk Y dan 1 besi bentuk pipih yang digunakan untuk merusak rumah kontak kunci motor.

Dalam pemeriksaan polisi, M Syahroni mengaku biasa menjula hasil curanmor ke seorang penadah di Madura. “Satu motor bisa dihargai Rp 2 hingga Rp 8 juta. Hasilnya langsung kami bagi dua,” akunya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kedua pelaku tersebut dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. @nanda

Baca Juga:  Nama Tri Susanti viral dikaitkan dalam aksi di asrama Mahasiswa Papua, ini respon FKPPI