LENSAINDONESIA.COM: Seorang perempuan asal Gresik, Yulis Indah (40) diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Juanda, pada Selasa (28/3/2017) pagi sekitar pukul 06.20 WIB. Perempuan asal Sekapuk Ujung Pangkah ini nyeletuk masalah “bom” saat diperiksa petugas Avsec sehingga dia gagal terbang ke Batam.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, usai melewati pemeriksaan X-Ray dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik terhadap salah satu barang bawaannya, Yulis tiba-tiba nyeletuk “mungkin bapak takut ya kalau ada bom”. Mendengar ucapannya, Yulis langsung diamankan ke Posko Avsec terminal 1.

Salah satu petugas Avsec Bandara Internasional Juanda menyebut, pihaknya memutuskan melakukan pembongkaran terhadap bagasi yang dianggap mencurigakan di Posko Satgas Pam Bandara Juanda, dan ternyata isinya beberapa bungkus petis yang sudah dikemas dengan plastik dan tidak ditemukan adanya barang yang mencurigakan seperti bahan peledak atau bom.

“Setelah dinyatakan tak ditemukan bahan-bahan berbahaya. Selanjutnya kami lakukan serah terima barang pada Ibu Yulis dari petugas posko Avsec terminal 1 ke Satgaspam Bandara Internasional Juanda,” ujar petugas Avsec yang tak ingin namanya disebut itu.

Oleh petugas Satas Pam Bandara Juanda pun, Yulis diwajibkan membuat pernyataan yang berisi bahwa yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya terkait mengucapkan kata-kata “mungkin bapak takut ya kalau ada bom”.

“Akibat keteledoran dan perbuatan ibu Yulis, sehingga tidak diperkenankan untuk melanjutkan penerbangannya tujuan Surabaya-Batam menggunakan pesawat Citlink QG-921 pukul 06.20 WIB dan tiket dinyatakan hangus,” tutup petugas tersebut. @nanda