Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ketahuan punya wanita idaman lain dan menikah siri, Ahmad Hasrul Aini (37) warga Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan, justru emosi dan tega menghajar istrinya, Mukhayaroh (34) hingga babak belur.

Sejak terungkap Ahmad punya istri simpanan, kehidupan rumah tangga pasangan ini tidak lagi harmonis. Dia dan istrinya sering bertengkar dan saling menyalahkan.

Puncaknya terjadi kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Kasus KDRT ini bermula ketika Achmad pergi keluar rumah tak lama kemudian Mukhayaroh pergi berbelanja.

Achmad yang pulang dan mendapati istrinya tak di rumah langsung menelpon Mukharayoh. Karena sudah kesal dengan ulah suaminya, korban menjawab sekenanya bahwa dirinya pergi kemana dengan siapa itu adalah haknya.

Kemarahan Achmad makin memuncak ketika sekitar pukul 19.00 pulang ke rumah namun tak ada orang. Bahkan semua pintu dan jendela tertutup rapat.

Saat Mukharayoh pulang, suaminya langsung menyambut dengan serangan di bagian kepala belakang dan lengan kiri. Korban juga diseret ke dapur lalu wajahnya disiram kuah sayur sehingga matanya terasa perih dan tak bisa terbuka.

Dalam kondisi tak berdaya, korban ditendang suaminya hingga terjatuh. Rupanya Achmad terlanjur kalap dan terus menendang dada istrinya yang cuma bisa menangis dan berteriak kesakitan itu. Puas melihat istri tak berdaya, pelaku langsung kabur.

Kasus penganiayaan ini kemudian dilaporkan ke Unit PPA Polres Lamongan. Achmad akhirnya berhasil ditangkap di Jl Raya Deandles Desa Sedayu Lawas Kecamatan Brondong. “Tersangk dijebloskan sel tahanan dan dijerat pasal 44 ayat 1 atau ayat 4 UU RI no 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ungkap Kanit PPA Polres Lamongan Aiptu Sunaryo. @LI-15