Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Menhub operasikan Terminal 3 Bandara Soetta 1 Mei 2017, dilengkapi Sky Train lho..
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Foto: merdeka
HEADLINE JAKARTA

Menhub operasikan Terminal 3 Bandara Soetta 1 Mei 2017, dilengkapi Sky Train lho.. 

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan mulai beroperasi pada 1 Mei 2017.

Itu artinya, seluruh penerbangan internasional milik maskapai Garuda Indonesia harus sudah dipindah ke terminal baru itu.

“Kita putuskan 1 Mei, semuanya bisa beroperasi. Garuda juga bisa (memindahkan) karena masih ada waktu lebih dari 2 minggu,” kata Menhub usai meninjau kesiapan pengoperasian Terminal 3 Internasional Bandara Soetta di Banten, Jumat (14/04/2017).

Agar pengoperasian terminal baru berjalan lancar, Menhub meminta kepada PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Garuda Indonesia Tbk melakukan latihan atau simulasi di waktu jam sibuk pukul 20.00 WIB.

“Kita minta jumlah yang dioperasikan sama dengan jumlah riil, jadi saat peak saat jam 8 malam ke luar negeri dengan 8 pesawat beroperasi, bagaimana cara kerja check in, pelayanan petugas, kesiapan SOP dan peralatan,” jelasnya.

Dengan demikian, Budi Karya menambahkan, seluruh penerbangan internasional Garuda Indonesia pindah ke Terminal 3 Internasional Bandara Soetta.

“Iya seluruh penerbangan internasional Garuda pindah ke sini. Kita paham kalau pindahnya sedikit-sedikit dobel biaya. Makanya di sisa waktu ini harus ada latihan intensif,” dia menandaskan.

Terminal 3 Internasional bandara Soetta ini akan dilengkapi kereta layang (sky train) yang menghubungkan ke Terminal 2.

Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo mengungkapkan untuk tahap awal kereta melayang ini akan beroperasi menhubungkan Terminal 2 dan Terminal 3.

“Jadi untuk tahap awal nanti akan ada 1 train sett yang terdiri dari 2 gerbong, beroperasi sebelum lebaran,” kata Djoko di Terminal 3, Tangerang, Banten, Selasa (28/03/2017) lalu.

Nantinya jumlah kereta melayang ini akan terus bertambah seiring parasarana infrastrukturnya terus dibangun. Setelah lebaran, kereta melayang ini akan ditambah 2 train sett, sehingga total akan ada 3 train sett.

Baca Juga:  Polisi tangkap kakek-nenek yang sering pesta sabu di kamar mandi

Kereta tanpa masinis ini nantinya akan dioperasikan oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), yaitu PT Railink. Dalam sekali jalan, kereta melayang ini‎ ‎mampu mengangkut 88 orang per gerbongnya, sehingga total 176 penumpang.

Mengenai gerbong kereta melayang, Djoko mengaku akan dipasok dari Korea Selatan, yaitu Woojin Industrial Sytem Co Ltd. Dibelinya produk ini dari Korea Selatan mengingat Indonesia belum mampu memproduksi.

“Setelah menghubungkan Terminal 2 ke Terminal 3, kita akan lanjutkan hingga ke stasiun KA Bandara. Nanti pada 2019 kita targetkan mampu menghubungkan semua terminal di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Djoko.@LI-13