LENSAINDONESIA.COM: Thomas Demetrio, pengacara David Dao, penumpang maskapai United Airlines yang diseret paksa keluar pesawat, mengatakan kliennya mengalami patah hidung, copot dua gigi depan, dan gegar otak akibat perlakuan kasar petugas maskapai asal Amerika Serikat itu.

“David Dao mengalami gegar otak akibat diseret paksa keluar pesawat. Dia juga mengalami patah hidung, sinus dan akan segera menjalani operasi,” ujar Demetrio, pengacara andal asal Chicago yang mengaku kliennya akan segera mengajukan tuntutan hukum terhadap United Airlines.

“Aturan sederhananya begini, bila Anda mau mengusir penumpang, tolong lakukan dengan tindakan yang tidak memaksa atau memakai kekerasan,” terang Thomas Demetrio dalam jumpa pers seperti dilansir laman the Huffington Post, Jumat (14/4).

Sebelumnya, pegawai maskapai United Airlines mengaku tidak punya pilihan selain mengusir keluar David Dao (69) karena kursi miliknya akan ditempati pegawai United Airlines. Padahal David Dao saat itu akan berangkat dari Chicago menuju Kentucky. Namun karena kuris sudah penuh, maka petugas memutuskan mengeluarkan salah satu penumpang. “Saya dokter dan harus menemui pasien besok jam 8 pagi,” ujar korban dalam rekaman video penyeretan paksa tersebut.

Namun petugas United Airlines nampak tidak peduli dan tetap menyeret David Dao keluar dari pesawat dengan disaksikan penumpang lain yang ketakutan dan tak sedikit yang protes.

Video penyeretan keluar penumpang United Airlines itu langsung menjadi viral di dunia maya sehingga maskapai Amerika Serikat ini menuai kecaman. @LI-15