Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Setya Novanto saat ini semakin sering berkunjung ke Jawa Timur.

Pada kunjungan kerja kali ini Setya Novanto melihat langsung pengobatan gratis operasi katarak di Rumah Sakit Unipdu Medika, Ngumpul Jogoroto, Kabupaten Jombang yang diselenggarakan Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Nahdlatul Ulama, Senin (17/04/2017).

Sekitar 1000 pasien katarak yang ada di Jombang mendapatkan pengobatan secara gratis.

Pengobatan Katarak ini kerjasama merupakan hasil kerjasama LKK Nahdlatul Ulama, Bank BRI, New Vission Singapore, Pengurus Ikatan Tianghoa Jawa Timur, dan Kodam V Brawijaya. Turut hadir Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan anggota DPR RI Partai Golkar Gatot Soedjito dan Robert Kardinal.

Menurut Setya Novanto (Setnov), di seluruh Indonesia hampir setiap tahun ada sekitar 24.000 penderita penyakit katarak.

“Di Jawa Timur ini termasuk rangking pertama penderita penyakit katarak terlebih juga se Asia Tenggara. Sebagai saudara sebangsa dan setanah air kita harus saling membantu, mereka sangat memerlukan uluran tangan kita semua agar bisa keluar dari ancaman kebutaan,” ungkapnya.

Setnov menilai, masih adanya keterbatasan informasi dan pendanaan, membuat masyarakat tidak bisa mengobati penyakit yang dialaminya.

“Untuk itu, sebagai bagian dari keluarga besar NU, saya sangat mendukung penuh program mulia dari LKK NU Jawa Timur ini yang bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program Indonesia bebas katarak,” terang Setnov, kepada wartawan sembari menyapa pasien katarak yang sudah ditangani.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berharap program kerja yang sangat bagus dan berhubungan langsung dengan aksi sosial ini dapat terus dilanjutkan, terlebih ditingkatkan lagi penyelenggara. Menyentuh wilayah desa di Jawa Timur, dengan daya jangkauan yang lebih luas dan menyeluruh sampai ke pelosok desa di Jawa Timur.

Bahkan bila perlu daya jangkau ke seluruh pelosok negeri. Dengan begitu, akan ada banyak lembaga, perusahaan swasta maupun BUMN yang mau bekerjasama dan berpartner dengan penyelenggara. Karena kegiatan sosial seperti ini sangat membantu masyarakat yang tidak begitu mengetahui informasi dan keterbatasan pembiayaan,” tandasnya.

Kita berdoa bersama semoga setelah mendapat pengobatan dan penanganan oleh dokter dan oleh tenaga medis, ibu-ibu dan bapak-bapak bisa kembali melihat sekitarnya dengan lebih jelas. Sehingga aktivitas bisa dilakukan seperti normal dan juga bisa kembali menghadiri kegiatan mulya pengajian di masjid, di musala tanpa ada kendala dengan penglihatan,” imbuhnya.

Sementara itu panitia pelaksana, Pimpinan RS Unipdu Medika, Zahrul Azhar mengatakan operasi gratis yang dilaksanakan oleh LKK NU Jawa Timur ini bekerja sama dengan New Vission Singapore, BRI Peduli, Kompas TV, dan Kodam Brawijaya. “LKK NU Jawa Timur memberikan bantuan kepada seribu orang saudara-saudara kita yang tidak mampu untuk melakukan operasi gratis,” ujarnya.@Obi