Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Direstui para kiai, H. Basarudin jadi kandidat kuat pimpin PCNU Jombang
Saifullah Yusuf membuka Konfercab NU. (LICOM/M. Ibnu Alfarobi)
HEADLINE JATIM RAYA

Direstui para kiai, H. Basarudin jadi kandidat kuat pimpin PCNU Jombang 

LENSAINDONESIA.COM : Isu kemandirian ekonomi terus mencuat dalam Konfercab NU Jombang, Minggu (23/4/2017). Salah satu kandidat kuat yang mencuat ialaah pengusaha yang juga bendahara NU H Basarudin.

Bahkan, disebut-sebut jika Basarudin juga telah direstui oleh para kiai. Dia dianggap unggjl ketimbang H Munif Kusnan Wakil Ketua PCNU Jombang dan mantan sekretaris daerah, Gus Salmanudin Yazid Pengasuh Ponpes Kalibening, dan KH Junaidi Hidayat Pengasuh Ponpes Al Aqobah Diwek.

Menurut KH Haris Munawwir Ketua Tanfidziyah MWC Kecamatan Perak mengungkapkan bahwa H Basarudin telah didukung banyak Kiai yang ada di Jombang untuk meneruskan estafet kepemimpinan NU Jombang kedepan. Para kiai itu di antaranya KH Kholil Dahlan Majelis Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso yang juga ketua MUI Jombang.

KH Irfan Soleh Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, KH Mustain Syafii salah satu Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Adhim Dimyati Ketua IPHI dan Pengasuh Padepokan Al Adhim, restu itu juga datang dari Majelis Pengasuh Tebuireng dan cucu Mbah Hasyim Asy’ary yakni KH Solahuddin Wahid, Kyai Mujib Adnan, Kyai Mustain Hasan, dan Kiai Rofiussan.

“Restu para Kiai ini diberikan kepada H Basarudin untuk mewujudkan visi misi NU yang berdaya secara ekonomi dan kemandiriannya, yang juga sesuai apa yang disampaikan oleh Gus Ipul dalam sambutan melahirkan banyak kader pengusaha,” ujarnya.

Seperti ditulis sebelumnya, Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Jombang menyuarakan sebuah komitmen membangun organisasi jamiiyyah untuk ketahanan ekonomi umat. Ini terbukti suara suara yang terdengar dari berbagai kader nahdliyin mendorong kepemimpinan NU Jombang ke depan mampu menggerakkan roda kemandirian organisasi dan ketahanan ekonomi.

Hal ini juga telah disampaikan oleh salah satu Ketua PBNU Saifulloh Yusuf dalam pembukaan Konfercab NU Jombang menuturkan Nahdlatul Ulama harus bangkit menciptakan kaderisasi dalam bidang usaha. Karena saat ini kader pengusaha sudah sangat kurang di dalam organisasi sebesar ini. Sehingga perlu ada upaya kader NU tidak hanya mumpuni dalam bidang agama, kader NU juga harus mampu mandiri dalam bidang usaha.

Baca Juga:  Surabaya segera punya Kebun Raya Mangrove pertama di dunia

Terkait upaya perubahan ini, suara kader Nahdliyin di Kecamatan Ngoro sangat setuju jika NU Jombang kedepan harus mandiri sesuai dengan tema merawat persatuan membangun kekuatan.

“Kami ingin NU Jombang dipimpin sosok yang mampu menggerakkan organisasi dalam kemandirian, tegas dan berdaya secara ekonomi,” tutur KH Muhammad Muhyidin Ketua MWC (majelis wakil cabang) Kecamatan Ngoro.@obi