Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
KH Nasir Fatah-Salmanudin pimpin PCNU Jombang periode 2017 – 2022
H Salmanudin Ketua Tanfidziyah PCNU terpilih (baju putih) dan H Basarudin, yang jadi pesaing kuatnya. (LICOM/M. Ibnu Alfarobi)
HEADLINE UTAMA

KH Nasir Fatah-Salmanudin pimpin PCNU Jombang periode 2017 – 2022 

LENSAINDONESIA.COM : KH Abdul Nashir Fattah ditetapkan sebagai Rois Syuriah dalam Musyawarah tim AHWA. Sedangkan H Salmanudin Yazid terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang dalam Konfercab NU di Pondok Pesantren Tebuireng Senin (24/4/2017) dini hari tadi.

Terpilihnya H Salmanudin sebagai Ketua Tanfidziyah terjadi lewat dua kali tahapan. Di tahapan penjaringan, muncul nama H Salmanudin yang memperoleh 177 suara, H Basyarudin dengan 96 suara, Munif Khusnan yang memiliki 8 suara dan KH Junaidi Hidayat mendapatkan 11 suara.

Selanjutnya nama-nama yang muncul dalam proses penjaringan ini diusulkan kepada Rois Syuriah terpilih KH Abdul Nasir Fattah dan tim AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) yang beranggotakan lima orang yakni KH Wazir Ali, KH Cholil Dahlan, KH Taufiqurrahman Muhidz, KH Isrofil Amar. Dalam proses pengajuan itu keempat calon mendapat restu untuk melanjutkan proses lebih lanjut dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah.

Setelah disetujui keempat calon dipersilahkan untuk mengisi pernyataan sanggup dan bersedia untuk dicalonkan menjadi calon Ketua Tahfidziyah PCNU Jombang. Dalam proses ini, nama KH Junaidi Hidayat memilih mundur dari pencalonan.

Pada akhirnya, H Salmanudin memperoleh suara terbanyak yakni 188 suara, sedangkan H Basyarudin 100 suara dan Munif Khusnan tetap 8 suara. “Atas nama panitia, kami mengucapkan selamat kepada H Salmanudin terpilih sebagai Ketua Tahfidziyah NU Jombang dan semua pihak yang mendukung, kami ucapkan terimakasih,” ujar Munif Khusnan, Ketua Panitia Konfercab 2017.

Ucapan serupa juga disampaikan H. Basarudin yang sempat jadi kandidat kuat di konfercab PCNU tersebut. “Semoga NU makin jaya, makin berkibar dan berdaya secara ekonomi mewujudkan jamiiyyah yang mandiri dan melahirkan kader kader muda yang intelek dan mampu bekerja dalam menggerakkan roda kemandirian organisasi, kita adalah NU, Indonesia harga mati, pancasila jaya,” tutur H Basarudin, salah satu kandidat ketua Tanfidziyah.

Baca Juga:  Komplotan begal digerebek saat asyik pesta sabu, 2 ditembak

Sementara itu, Ketua Terpilih H Salmanudin mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam membangun NU Jombang kedepan. Pengabdian di NU nanti diakui sebagai amal dan dimasukkan kedalam barisan santri para Kiai pendahulu yang berjuang untuk bangsa dan ummat.

“Mari kita bekerjasama membesarkan NU dan semoga kita semua diakui santri oleh KH Hasyim Asyari dan para Kiai penggerak Nahdlatul Ulama,” bebernya.@Obi