Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Datangi Mapolda, Ketua DPD Hanura Jatim diperiksa kasus penghinaan?
Ketua DPD Hanura Jarim, Kelana Aprilianto dipanggil Polda Jatim. Foto: Istimewa
HEADLINE JATIM RAYA

Datangi Mapolda, Ketua DPD Hanura Jatim diperiksa kasus penghinaan? 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto mendatangi Mapolda Jatim memenuhi panggilan Ditreskrimsus terkait laporan pencemaran nama baik atas tindakan penghinaan lisan dan pencemaran tertulis. Laporan tersebut dilayangkan oleh Dondin Maryasa Adam tertanggal Kamis tanggal 10 November dengan tanda bukti lapor nomor : LP B/1342/XI/2016/UM/JATIM.

Dirreskrimum Polda Jatim, Agung Yudha Wibowo membenarkan bahwa Kelana Aprilianto mendatangi Mapolda Jatim untuk memenuhi surat panggilan pemeriksaan. Namun, Agung enggan memberikan komentar lebih jauh terkait materi pemeriksaan.

“Iya tadi datang kesini memenuhi surat panggilan. Tapi itu masalah kasus politik saya masih belum bisa memberikan keterangan hasilnya,” kata Dirreskrimum Polda Jatim, Agung Yudha Wibowo kepada wartawan, Jumat (05/05/2017) siang.

Sebelumnya, mantan Wakil Sekretaris DPD Hanura Jatim, Dondin Maryasa Adam merasa nama baiknya dicemarkan dan dihina oleh Ketua DPD partai Hanura Jatim Kelana Aprilianto. Yang mana, pihaknya dilaporkan pada DPP partai Hanura, bahwa dirinya telah melakukan money politik dalam Muscab pada September yang lalu.

“Pihak ketua DPD telah mencoret nama saya dari kepengurusan wakil sekretaris DPD Hanura Jatim, tanpa klarifikasi terlebih dahulu,” terangnya kepada wartawan.

Harusnya lanjut dia, pihak DPD memanggil untuk menanyakan dugaan money politik yang ditudingkan pada kami.”Tanpa konfirmasi, pihak ketua DPD langsung mencoret nama saya dari kepengurusan wakil sekretaris DPD partai Hanura Jatim, ada apa ini semua,” papar Dondin.

Tidak hanya itu, Dondin menambahkan, tudingan lain juga dilayangkan oleh ketua DPD pada kami. “Bahwa saya sering membuat gado dalam internal partai. Ini kan tudingan-tudingan tanpa dasar dan bukti yang mereka kantongi,” tuturnya.

Apalagi imbuhnya, dia itu sebagai ketua DPD partai Hanura Jatim. Mestinya dia tahu tntang aturan-aturan itu. “Jadi gak seenaknya main corek kepengurusan tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu,” sesalnya.

Baca Juga:  DeDurian Park, lokasi shooting Cak Sodik Monata promosikan kota Jombang

Ini sangat memalukan kalau diketahui masyarakat luas. Bahwa ketua DPD Hanura main pecat pengurus tanpa krocek kebenaran dari informasi yang dia terima. Tindakan ini sangat memalukan buat partai Hanura Jatim kalau di dengar DPP, pungkas Dondin.@wan