LENSAINDONESIA.COM: Polrestabes Surabaya pun akhirnya membentuk Satgas Pangan sebagai tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tugasnya, mencegah kelangkaan pangan di masyarakat hingga Lebaran nanti.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan, Satgas Pangan Polrestabes Surabaya saat ini masih dalam proses pemilihan komposisi. “Namun anggota-anggota saya sendiri saat ini sudah bergerak ke lapangan untuk melakukan pemantauan terhadap alur perdagangan pangan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya,” ujarnya, Kamis (4/5/2017).

Lanjut Kombes Pol Muhammad Iqbal, komposisi itu pun terdiri dari anggota Polrestabes Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya. “Dari Polrestabes Surabaya, kami menerjunkan Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Binmas dan Sat Sabhara,” katanya.

Selain dari Polrestabes Surabaya, Satgas Pangan juga berisi sejumlah dinas dari Pemkot Surabaya, ada beberapa dinas. Yaitu Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Kota Surabaya.

“Kami akan tunjuk Kasat Reskrim untuk menjadi koordinator Satgas Pangan ini,” imbuh Kombes Pol Muhammad Iqbal.

Tak hanya itu, Satgas Pangan ini nantinya akan bekerja secara tim untuk memantau dan menindak setiap pelanggar (pedagang) di alur distribusi bahan pangan (bahan baku makanan) ataupun harga pangan yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Tentunya, hal itu dilakukan agar harga pangan tetap stabil jelang bulan puasa hingga nantinya di Hari Raya Idul Fitri. Yang pasti, Satgas ini dibentuk dengan tugas untuk mencegah kelangkaan pangan di masyarakat,” tutup Iqbal.@nanda