LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati meminta agar Pemerintah menjamin kestabilan harga sembako.

Reni mencontohkan bawang putih yang sebelumnya harga eceran sekilo Rp 20 ribu- Rp 25 ribu kini naik menjadi Rp 57 ribu-70 ribu. “Keluhan dari masyarakat tersebut saya jumpai saat reses dilakukan di daerah pemilihan. Situasi ini seperti menjadi ritual tahunan; memasuki bulan ramadhan, komoditas pokok selalu naik,” kata Reni, Selasa (9/5/2017).

Dengan ‘rutinitas’ seperti ini, semestinya kenaikan bahan pokok dapat ditekan oleh pemerintah dengan mengendalikan harga komoditas pokok masyarakat. Pemerintah tidak boleh membiarkan harga komoditas pokok naik liar sehingga menguras biaya kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang tahun ini berdekatan dengan awal masuk tahun ajaran baru sekolah dan perguruan tinggi.

“Upaya-upaya konkret dan tidak biasa harus dilakukan dan memastikan harga sembako kembali turun. Kenaikan bahan sembako jangan sampai menjadi ritual tahunan. Masyarakat kebanyakan yang akan repot dan mengeluarkan biaya ekstra di saat Ramadan,” desaknya.

Dia pun meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap bila ada permainan kartel atau oknum yang memainkan harga sembako. Bila terkait dengan tindak pidana, aparat kepolisian jangan segan-segan untuk menindak pelakunya. Segala upaya tersebut dilakukan untuk memastikan agar masyarakat dalam melaksanakan raamdhan tidak dibebani dengan melambungnya harga bahan sembako. @licom