Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Total aset Sequislife naik 9 persen
Customer Service Sequis didampingi oleh jajaran manajemen Sequis memberikan penjelasan kepada nasabah pada peresmian RSC Semarang pada 2 Februari 2017 lalu. Foto-ist
EKONOMI & BISNIS

Total aset Sequislife naik 9 persen 

LENSAINDONESIA.COM: PT AJ Sequis Life (Sequislife) dan anak perusahaannya PT AJ Sequis Financial (Sequis Financial) membukukan laporan keuangan konsolidasi tahun 2016. Sequislife mencatat Total Pendapatan Premi Netto tercatat sebesar Rp 2.9 triliun yang artinya mengalami kenaikan 9% dari tahun lalu yang hanya mencapai Rp2,6 triliun.

Berikut total Aset juga naik 9% sebesar Rp16.520 Triliun dari tahun 2015 sebesar Rp15,149 Triliun. Lalu laba Bersih naik 11% menjadi Rp 791, 802 Milyar dari tahun lalu sebesar Rp715,160 Milyar.

Sequis Financial mencatat Nilai Pendapatan Premi Netto sebesar Rp35 milyar atau naik 9% dari perolehan tahun lalu sebesar Rp32 milyar. Di sisi Investasi, mengalami kenaikan 3% dari Rp 441 milyar di tahun 2015 menjadi Rp 453 milyar. Total Aset naik 5% dari Rp 461 milyar menjadi Rp 484 milyar. Di sisi Laba Setelah Pajak mengalami penurunan (Rp3,633) milyar. jadi, investasi perusahaan naik 3% dari Rp 441,611 milyar menjadi Rp 453, 684 Milyar.

Rasio Pencapaian Solvabilitas Sequis sepanjang tahun 2016 masih berjalan positif. Sequislife mencatat Risk Based Capital (RBC) senilai 715% dan Sequis Financial sebesar 580%. Nilai ini jauh di atas ketentuan Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53/PMK.010/2012 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, target tingkat solvabilitas paling rendah 120% dari modal minimum berbasis risiko.

Edisjah, Director & Chief Agency Officer PT AJ Sequis Life memaparkan hasil pendapatan premi dan investasi sepanjang tahun 2016 ikut mendongkrak kinerja bisnis perusahaan. Tahun 2017, perseroan menargetkan total premi new business dapat bertumbuh sebesar 35%.

“Sequis terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada nasabahnya, hal ini ditunjukkan dari pembayaran klaim dan manfaat Sequislife sepanjang tahun 2016 sebesar Rp2,980 triliun dan Sequis Financial sebesar Rp41,597 milyar,” tandas Edisjah dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Sealsa (09/05/2017).

Baca Juga:  Ombudsman RI: "Sanksi untuk penunggak BPJS Kesehatan kekuatan hukumnya lemah!"

Didukung lebih 13.000 agen lebih yang berlisensi berikut layanan National Service Center (NSC) dan 6 Regional Service Center (RSC) serta 84 kantor pemasaran di 31 kota di Indonesia, Sequis terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk nasabahnya.@Rel-Licom