Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Geger…live streaming hubungan seks ayah dan anak warga Kukar ditonton hingga Afghanistan
Ilustrasi hubungan badan. (ISTIMEWA)
HEADLINE PROOTONOMI

Geger…live streaming hubungan seks ayah dan anak warga Kukar ditonton hingga Afghanistan 

LENSAINDONESIA.COM: Masyarakat Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dibuat geger dengan kelakuan AG (41) yang mencabuli putrinya sendiri DA (17). Tak cuma mencabuli, AG juga membuat rekaman adegan panas dengan anak kandungnya dan ditonton komunitas pedofilia mulai dari Amerika Serikat hingga Afghanistan!

Berdasarkan hasil penelusuran tim Cyber Crime Polda Metro Jaya, pria asal Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Timur, Kalimantan Timur itu merekam adegan panas bersama para korban menggunakan telepon seluler.

Hasil rekaman tersebut disimpan di sebuah laptop. Sementara itu, aplikasi sosial media yang digunakan live streaming oleh tersangka adalah Skype. Dia menggunakan akun dengan nama samaran.

“Jadi, aktivitas tersangka ini terendus setelah anggota kami melakukan patroli cyber crime. Dari sebuah akun, kami mencurigai aktivitas seseorang asal Kaltim yang ditengarai aktif mengirimkan video berkonten porno. Saat kami cek, ternyata memang benar, pemilik akun tersebut berada di Kembang Janggut, Kukar,” terang Kanit I Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya Kompol Joko Handono.

AG pun langsung ditangkap pihak berwajib di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Timur, Kalimantan Timur. AG tak menampik perbuatannya. Dia mengaku sudah mencabuli DA sejak sang anak masih berusia dua tahun. Di usia 11 tahun, DA diajak AG untuk berhubungan badan dan merekamnya lewat aplikasi Skype. Lalu mengirimkannya ke komunitas pedofilia di seluruh dunia.

Joko menambahkan, live streaming menggunakan Skype merupakan yang pertama di Indonesia. Karena biasanya pelaku menggunakan Facebook atau WhatsApp (WA).

“Jadi, dari live streaming ini, dia mempertontonkan adegan mesum tersebut ke komunitas pedofilia di sejumlah negara secara bersamaan. Mereka juga saling chat di sana,” kata Joko.

Selain itu, DA juga masuk ke dalam 25 akun WhatsApp yang diisi ratusan pedofil dari puluhan negara. Di antaranya, Brasil, Afganistan, Meksiko, Peru, Kostarika, Argentina, Bolivia, Yaman, Amerika Serikat hingga Chili.

Baca Juga:  Ratusan atlet Puslada Jatim jalani pemempaan mental di Rindam

DA mengirimkan rekaman hubungan badannya dengan sang anak ke puluhan grup WA itu. Setelah mengirimkan video tersebut, tersangka mendapatkan video serupa dari berbagai negara. “Aktivitas inilah yang terendus oleh tim cyber crime yang melakukan patroli,” terang Joko.

Polisi mengungkap total video panas yang dikoleksi tersangka mencapai ribuan yakni 12.640. Sebanyak 7.011 di antaranya merupakan video panas yang melibatkan anak-anak.@jep/licom