Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hadiri Haul Sunan Ampel, Khofifah berdoa untuk kedamaian Indonesia
Mensos Khofifah saat mengahdiri Haul Agung Sunan Ampel di Surabaya. Foto: Iwan/LensaIndonesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Hadiri Haul Sunan Ampel, Khofifah berdoa untuk kedamaian Indonesia 

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa menghadiri Haul Agung Sunan Ampel ke- 568 yang berlangsung di Kompleks Makam Sunan Ampel Surabaya, Jumat (12/05/2015) malam.

Khofifah yang mengenakan busana serba putih, didampingi sejumlah pengurus PC Muslimat NU Surabaya, tiba sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung menuju area makam yang sudah penuh ribuan peziarah.

Tepat di samping pusara Raden Rahmat, nama Sunan Ampel, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU itu dengan khusuk mengikuti lantunan-lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an dan juga tahlil dibacakan oleh sang pemimpin tahlil yang hampir satu jam.

Selang satu jam kemudian, dengan mata terpejam dan kedua tangan menengadah, memanjatkan doa bersama peziarah lainnya. Khofifah bersimpuh di depan makam Sunan Ampel yang berhiaskan rangkaian bunga melati itu sambil mengamini doa dengan suara lirih. Khofifah yang larut dalam bermunajat juga meneteskan air mata.

“Beliau merupakan simbol teladan, pengorbanan, dan perjuangan. Hari ini kita memperingati Haul Agung Sunan Ampel dan beelangsung dengan khusuyuk. Semoga bisa membawa berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia ini,” kata Khofifah yang juga menjabat Ketua PP Muslimat NU ini.

Khofifah menambahkan, Haul Agung Sunan Ampel harus dimaknai sebagai upaya untuk mengingat kembali apa yang telah dilakukan para wali dan ulama dalam melakukan syi’ar agama Islam yang penuh kedamaian.

“Ini menjadi moment akan kebesaran para ulama dan wali dalam syi’arnya untuk menjadikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Lebih jauh, Khofifah berharap menjelang bulan ramadhan situasi makin kondusif dan semua pihak menahan diri. Pihaknya melihat sampai saat posisi masih aman terkendali dan semua pihak diharapkan saling menghormati mejlenag bulan puasa,

Baca Juga:  Komisi I DPRD Kota Bekasi usulkan “pecat” pimpinan demo guru-guru honorer, tuding dewan potong gaji guru

“Menjelang awal puasa aman. Kemarin saya empat hari bersama Presiden dan insyaallah posisi terkendali dan saling menahan diri. Semoga bulan ramadhan yang sudah dekat bisa menjadi berkah untuk semua dan saling menjaga,” tambah Khofifah.

Usai ziarah dan bermunajat, serta sebelum berlanjut pada acara makan malam, Khofifah menyempatkan untuk menghampiri dan bersalaman dengan para peziarah yang telah menantinya.@wan