Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Istri pegawai Telkom ngulek rujak di Kya Kya
Peserta Festival Rujak Uleg dari Forum Silaturahmi Istri Karyawan Telkom (Forsikatel) di HUT Surabaya 723. Foto-ist
Kuliner

Istri pegawai Telkom ngulek rujak di Kya Kya 

LENSAINDONESIA.COM: Forum Silaturahmi Istri Karyawan Telkom (Forsikatel) Surabaya andil di  event akbar Festival Rujak Uleg di Kawasan Kya Kya jalan Kembang Jepun (14/05/2017) kemarin. Festival yang digelar Pemkot Surabaya ini untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-723.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Forsikatel Surabaya Ibu Rizka Nasrun Ihsan. Deputy GM Witel Surabaya M Amin Jauhari juga turut hadir .

Ketua Forsikatel Surabaya Ibu Rizka menyampaikan, festival Rujak Uleg tahun ini  diikuti  300 peserta dari kalangan masyarakat, BUMN dan Perhotelan. Ini merupaka  gelaran ke-15 kalinya yang digelar   Pemkot Surabaya.

“Alhamdulillah, sudah 2 kali berturut-turut  Tim Forsikatel Surabaya masuk 60 nominasi peserta.” tandas  Rizka . ‘

Riska menambahkan, penilaian Rujak Uleg ini berdasar 3 kriteria. Yakni Yel-yel  interaktif, Kostum yang Unik serta penataan dan Stand.

“Festival dibuka oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama konsulat jenderal negara sahabat yang ada di Surabaya, termasuk Konjen Amerika Serikat, Heater Variava. ” ucap  Rizka.

Keikutsertaan Forsiketel Telkom acara seperti ini bertujuan membawa brand positip perusahaan ke luar, terutama melalui produknya Indihome.

“Kesan positip perusahaan itu sangat penting baik untuk pelanggan yang ada di dalam negeri maupun keluar negeri bersama anak-anak perusahaan Telkom. Apalagi Festivel Rujak Uleg Suroboyo ini sudah mendunia.” tambahnya.

Rizka menyampaikan apresiasinya kepada Tim yang sukses masuk 60 nominasi dari jumlah 300 dan memperoleh hadiah pembinaan dari Pemkot sebesar 1 juta 500 ribu rupiah.

“Ke depan harus lebih artistik dan menarik. Rasa rujaknya masih standar dan penampilan sajiannya harus lebih menaril lagi agar bisa menggoda para juri.” tegas Riska.

Sementara itu, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya  mengatakan, saat Festival Rujak Uleg, peserta bukan hanya berlomba membuat rujak yang paling enak. Namun sarat  adu kreativitas antar peserta lewat tampilan kostum.

Baca Juga:  Pemeran utama Film Perburuan harus banyak baca novelnya

“Untuk itu jangan berpecah belah tapi junjung persaudaraan dan selalu menjaga kesatuan. Agar kita bisa hidup di Surabaya dengan tenang dan damai. Nama Surabaya ini tidak hanya dikenal di dalam negeri  tapi juga di luar negeri. Surabaya sekarang sudah jadi kota yang dilihat oleh publik di dunia,” pungkas  Risma.@Rel-Licom