LENSAINDONESIA.COM: Crown Group, pengembang properti asal Australia yang dimiliki pengusaha Indonesia, membuat air terjun raksasa di Australia bernama Waterfall by Crown. Proyek berskala besar ini nantinya menjadi ikonik di kawasan sedang berkembang di Green Square, Australia.

“Waterfall by Crown merupakan proyek besar yang sangat unik, terinspirasi oleh kekuatan alam. Dengan desain ini, kita mendobrak tradisi. Ruang hijau dan elemen alam menciptakan lingkungan yang mewah dan seimbang bagi para penghuni untuk bersantai dan beristirahat,” kata Iwan Sunito selaku CEO Crown Group ditemui Lensaindonesia.com di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Iwan menjelaskan, ada kebutuhan baru yang mendesak dari banyak orang untuk sebuah hunian yang memungkinkan mereka terbebas dari keramaian dan hiruk pikuk kota.

“Bentang Darat telah menjadi dasar perkembangan Crown Group dan dengan Waterfall by Crown Group kami ingin membawanya ke tingkat berikutnya, membawa alam kembali ke kota,” ungkap Iwan .

Menurutnya, Waterfall by Crown Group ini sebuah bukti akan dorongan terus-menerus dalam menciptakan perkembangan hunian yang sesuai secara kontekstual dan masyarakat saat ini.

“Menciptakan air terjun buatan tertinggi adalah salah satu cara kami untuk membawa alam kembali ke kehidupan para penghuni,” tutur Iwan.

Pernah dipamerkan di Eropa, AS dan Asutralia

Iwan menyatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Mika Utzon Popov, cucu perancang Gedung Opera Sydney, Jørn Utzon yang menciptakan karya seni publik berskala besar yang unik untuk membentuk bagian penting dari pembangunan senilai Rp. 3,95$ Triliun, yang merupakan hunian yang paling dinanti di Sydney.

Setelah sebelumnya dipamerkan di Eropa, AS dan Australia, karya Mika berpusat pada alam sebagai landasan untuk pengalaman akan ruang, yang terkait dengan konsep desain inti dari Waterfall by Air Crown Group.

“Sejalan dengan upaya kami dalam mendorong batasan desain dan menjadi pemimpin dalam inovasi, proyek terbaru Waterfall by Crown Group akan menampilkan potongan maha karya seniman Sydney, Mika Utzon Popov, yang dirancang khusus untuk situs ini,” kata Iwan Sunito.

Menara setinggi 20 lantai

Bangunan ini terdiri dari tiga buah menara hunian setinggi tujuh lantai dan sebuah menara setinggi 20 lantai yang menghadap ke lansekap tropis dan taman air yang indah.

Selain itu, bangunan ini menawarkan koleksi ruang hidup yang elegan termasuk studio, unit apartemen dengan satu, dua dan tiga kamar tidur serta pada skala yang lebih tinggi, apartemen halaman dan griya tawang dua lantai. Interiornya menawarkan kesegaran kemewahan modern yang memanfaatkan batu dan kayu dengan corak halus.

Keindahan alam bergema melalui ruang komunal, termasuk taman air yang tenang, dek rekreasi, kolam renang infinity yang terletak di atap dengan sky garden dan teras, dan jalan yang dipayungi oleh pohon bambu. Para tamu juga akan menikmati gym mutakhir, ruang serbaguna dengan dapur katering, ruang musik, dan area ritel.

Waterfall by Crown Group berlokasi strategis di kawasan Green Square Sydney, di jantung kota Waterloo. Waterloo berada di tengah area yang bertransformasi dan menawarkan kemudahan akses bagi kendaraan pribadi, kereta api dan bus menuju Sydney CBD dan Bandara Sydney.

Konstruksi dijadwalkan akan dimulai tahun ini dengan target penyelesain pada tahun 2020. Apartemen dijual dengan harga mulai dari Rp. 6,5 Triliun dan Crown Group sekarang sudah menerima Nomor Urutan Pemesanan. @Rudi