LENSAINDONESIA.COM: Praktek percaloan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas Colombo- Sat Lantas Polrestabes Surabaya telah dirancang secara sistematis untuk memudahkan para calo.

Hasil investigasi Lensa Indonesia di Satpas Colombo dengan sejumlah calo SIM yang biasa mangkal di Jl Kerapu, Surabaya, pemohon dipastikan tak akan lulus bila tidak menggunakan jasa mereka.

“Kalau gak pakai kami (calo), disini pasti tidak akan lulus. Paling sampean (Anda) lulus ujian teori saja. Kalau lewat kami pasti lulus. Tinggal wajib ikut ujian teori karena menggunakan sistem online. Tapi ujian lainnya sudah gak perlu dan dijamin lulus,” cetus salah satu calo dengan logat sebuah daerah yang khas.

Pria yang yang menjadi calo SIM di Satpas Colombo sejak 1996 ini menjelaskan, pemohon SIM yang menggunakan jasanya tinggal mengikuti ujian teori, foto lalu bisa langsung pulang.

“Kami sudah titipkan sama orang dalam dan itu sudah pasti lulus dan tidak perlu ikut ujian praktek. SIM bisa diambil sore hari,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, rumor yang menyebut bahwa mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Admisnistrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya melalui calo atau biro jasa lebih mudah dan dijamin pasti lulus, ternyata bukan isapan jempol.

Fakta tersebut diperoleh saat Lensa Indonesia melakukan pengamatan dan wawancara langsung dengan para calo yang biasa beroperasi di kantor Samsat Colombo Jl Ikan Kerapu 2-4, Perak Barat, Surabaya.

Di tempat itu para calo yang banyak berkeliaran di pinggir jalan menuju Satpas Colombo, secara terang-terangan menawarkan jasanya dengan janji pasti lulus. “Pasti lulus mas, karena saya punya orang dalam. Nanti tetap mengikuti proses ujian teori dan praktek tapi hanya formalitas aja,” ujar salah satu calo yang biasa mangkal di pertigaan jalan.

Pria yang enggan disebut identitasnya ini juga mengungkapkan, bahwa pembuatan SIM baru tanpa melalui orang dalam, dipastikan akan tidak lulus. Selain itu para pemohon SIM juga harus antre panjang untuk bisa sampai praktek.

Kata dia, antre panjang untuk praktek selalu makan waktu berjam-jam. “Kalau sampean mau bikin sendiri tidak apa-apa. Tapi saya yakin pasti antre juga tidak langsung lulus,” pungkasnya.

Harga yang ditawarkan para calo cukup seragam, dimana pembuatan SIM C dipatok Rp 450 ribu dan harga paket SIM A/C dipatok Rp 950 ribu dengan alasan SIM A lebih mahal. @rofik