Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Hearing kasus Jargas: PT Indopipe perusahaan asing, HK harusnya tak beli pipa secara langsung
Mantan Direrktur Marketing PT Indopipe Rini Retno Wulan ketika memberikan keterangan dalam hearing di ruang Komisi C DPRD Kota Surabaya, Senin (22/05/2017). Foto: Iwan-lensaindonesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Hearing kasus Jargas: PT Indopipe perusahaan asing, HK harusnya tak beli pipa secara langsung 

LENSAINDONESIA.COM: Hearing Komisi C DPRD Surabaya yang menyoal Jaringan Gas (Jargas) yang diduga tidak menggunakan pipa gas bersrtifikasi standar International Organization for Standardization 4437 atau ISO 4437 menguak fakta baru, yaitu status PT Indopipe yang ternyata milik asing.

Adanya modal asing tersebut disampaikan mantan Direktur Marketing PT Indopipe Rini Retno Wulan.

“Indopipe perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) jadi seharusnya PT Hutama Karya (kontraktor Jargas)  tidak bisa melakukan pembelian secara langsung,” ungkap Rini dihadapan sejumlah anggota Komisi C, Senin (22/05/2017).

Menurut salah satu pendiri PT Indopipe ini, sesuai aturan PMA tidak bisa melakukan penjualan produk secara langsung kepada konsumen akhir, namun harus melalui distributor.

“Saya 12 tahun di Indopipe. Saya memutuskan untuk keluar salah satunya juga karena hal-hal semacam ini. Dan Hutama Karya (HK) sering begitu (membeli langsung pada Indopipe),” ujar Rini.

Pernyataan Rini ini pun direspon oleh Ketua Komisi C, Syaifudin Zuhri.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun LICOM, pemilik atau pemegang saham mayoritas PT Indopipe adalah John Govert Slagboom seorang warga Negara Belanda dari perusahaan Slagboom Beher BV yang berkantor di Netherland.

Bila hal itu benar, maka sesuai Keputusan Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) No. 243/T/Industri/2006, PT Indopipe bisa dinyatakan sebagai murni perusahaan PMA.

John dikabarkan sudah memiliki kartu izin tinggal dan bertempat tinggal di Perumahan Ciputra, Surabaya.@wan

Baca Juga:  Malam ini, Lisensi Café Lounge Jakarta gebyarkan dua female disc jockey didukung para DJ senior