Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kuras harta mantan majikan, sopir pribadi diciduk polisi
Tersangka pencurian terhadap mantan majikannya diapit AKBP Shinto Silitonga dan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Kuras harta mantan majikan, sopir pribadi diciduk polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Antomi Yusup (37) warga Jl Banyu Urip Lor V, dibekuk Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya. Pasalnya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir pribadi itu nekat menguras barang-barang hingga perabotan berharga milik mantan majikannya, Adi Saptono warga Perumahan Graha Family Blok J Surabaya.

Semasa masih bekerja menjadi sopir pribadi korban Adi Saptono, pelaku diam-diam memetakan situasi dan kondisi termasuk tempat-tempat barang berharga serta perabotan mewah korban. Setelah 4 bulan bekerja, pelaku pamit mengundurkan diri.

Berbekal 4 bulan memetakan situasi rumah mantan majikannya itu, Antomi Yusup memilih hari dimana kondisi rumah korban sedang sepi. Setelah memastikan saat yang tepat, pelaku melancarkan aksinya dengan cara memanjat pagar tembok sambil membawa gergaji besi. Setelah berhasil mencongkel jendela, dia akhirnya berhasil masuk ke dalam rumah.

Selanjutnya, perabotan rumah, barang-barang elektronik hingga pakaian dikuras habis pelaku dan diangkut menggunakan mobil Toyota Vellfire milik majikannya yang baru yang saat ini berprofesi sebagai notaris.

Barang-barang hasil curian itu dibawanya pulang ke rumahnya di Jl Banyu Urip Lor V Surabaya. “Setelah barang-barang yang saya curi tersebut saya letakkan dirumah, lantas mobil milik majikan saya kembalikan lagi ke rumahnya. Kemudian saya pulang saya mengendarai motor saya sendiri. Jadi mobil majikan saya yang sekarang itu hanya saya pinjam saja untuk menguras harta mantan majikan saya yang lama,” ungkapnya di hadapan polisi.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, berawal dari laporan korban yang kaget saat mengetahui isi rumahnya dijarah pencuri, pihaknya langsung melakukan olah TKP memeriksa saksi-saksi. SEjumlah petunjuk akhrinya mengarah ke mantan sopir pribadi korban. “Pelaku akhirnya dapat ditangkap di rumahnya. Saat ditangkap pelaku yang tak kuasa mengelak karena banyak barang bukti di rumahnya langsung mengakui semua perbuatannya,” ujarnya, Selasa (23/5/2017).

Baca Juga:  Malam ini, Lisensi Café Lounge Jakarta gebyarkan dua female disc jockey didukung para DJ senior

AKBP Shinto Silitonga menambahkan, dalam pemeriksaan ternyata semasa bekerja sebagai sopir pribadi Adi Saptono, pelaku juga sempat menguras isi ATM korban sebesar Rp 7 juta. “Pelaku bisa tahu PIN ATM korban karena dulu pernah dimintai tolong membetulkan M-Banking milik korban,” imbuhnya.

Barang bukti yang disita polisi adalah 1 TV Samsung 32 inch, 1 kompor gas Rinnai, 20 botol koleksi minuman keras merk impor, 1 TV Sharp 50 inch, 3 DVR perekam CCTV, 12 baju, 3 kunci mobil, 2 STNK mobil, 2 korek api model amunisi, 10 anak kunci palsu, 1 set bor makita, 1 set cangkir kuno, 1 set pisau dapur, 1 set PS2, 3 bedcover. @nanda