LENSAINDONESIA.COM: Jadwal Pemungutan Suara Ulang (PSU) 7 TPS di 4 kecamatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana 2017 diundur akibat belum adanya kepastian anggaran dari pemerintah daerah (Pemda).

Pasalnya, pelaksanaan PSU semula dijadwalkan pada 30 Mei 2017, mundur menjadi 7 Juni 2017 mendatang.

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar persoalan anggaran dari Pemda Bombana untuk pelaksanaan PSU mendapatkan kepastian.

“Setelah penundaan tahapan, KPU Bombana akan melaporkan hal tersebut kepada KPU RI,” ujar Ilham dalam keteranganya, Jakarta, Jumat (26/5/2017).

“KPU RI akan membantu mengkomunikasikan dengan Kemendagri dan pihak terkait di pusat,” sambungnya menekankan.

Dia menjelaskan, selain menyiapkan tahapan, KPU Bombana terus melakukan koordinasi dengan pemerintahan daerah setempat terkait anggaran.

“Hasil pleno kabupaten Bombana pada 25 Mei diantaranya yakni sembari terus melakukan kordinasi dengan Pemda, maka KPU Bombana akan melakukan perubahan tahapan dan jadwal khususnya pada tahapan Pemungutan suara dari jadwal semula 30 Mei 2017 menjadi 7 Juni 2017,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua KPU Bombana Arisman, mengatakan, rencana penandatangan Naskah Perjanjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemda dan KPU batal dilaksanakan hari Rabu (24/5/2017). Sebelumnya, sudah disepakati antara pemda, DPRD, dan KPU bahwa dalam NPHD alokasi anggaran untuk PSU.@yuanto