LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 75 personil yang tergabung dalam Sat Sabhara Polrestabes Surabaya dan Satpol PP Kota Surabaya, kembali melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam. Dan ternyata hasilnya nihil.

Dalam hal ini, membuktikan H-1 jelang puasa Ramadan, sudah tidak ada lagi tempat-tempat hiburan malam yang buka. “Tadi kami sudah cek dari Surabaya Timur, tepatnya di kawasan Jl Kenjeran Surabaya lalu ke Jl Embong Malang Surabaya, kami tak mendapati ada tempat hiburan malam yang buka,” ujar Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya AKBP Awan Hariono, ditemui usai razia, Sabtu (27/5/2017) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kendati demikian, razia-razia seperti ini akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan agar menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan program Surabaya Tertib Ramadan, yang dilaunching Jumat (26/5/2017) malam tadi oleh Kapolrestabes Surabaya dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya.

“Intinya, kami akan memback-up sepenuhnya Satpol PP Kota Surabaya dalam hal menegakkan Perda-Perda yang berlaku di Surabaya, terutama yang berkenaan dengan hiburan malam,” imbuh AKBP Awan.

Tak hanya rutin mengecek tempat-tempat hiburan malam. Lanjut AKBP Awan Hariono, seperti kos-kosan atau hotel-hotel melati yang notabene kerap dijadikan tempat mesum, setiap harinya juga akan dirazia.

“Nah, kalau nanti tetap ada tempat-tempat hiburan malam, atau bahkan kita kedapatan pasangan-pasangan mesum, tetap kita tindak dengan Pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” tutupnya. @nanda