LENSAINDONESIA.COM: Nur Hadi alias kadal, warga Jl Ikan Dorang I, yang terlibat kasus begal ternyata hanya didakwa pencurian seperti yang dimaksud dalam pasal 363 KUHP oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Iriyanto Sudaryono dari Kejari Surabaya.

Dalam sidang yang yang digelar di ruang Chandra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (30/5/2017), dengan agenda dakwaan, JPU Ahmad Iriyanto mengatakan, terdakwa Nur Hadi pada Rabu (20/5/2016) berboncengan motor dengan Bagus Permadi di Jl Pasar Kembang mencari sasaran.

“Terdakwa melihat saksi korban Welly Ruwayuni memegangpPonsel dan menaruh di dahsboard motor. Lalu terdakwa memepetkan motor dan rekannya Bagus Permadi mengambil ponsel tersebut. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 363 KUHP tentamg tindak pidana pencurian,” ujar JPU Ahmad Iriyanto saat persidangan.

Dikonfirmasi usai sidang, JPU Ahmaf Iriyanto menyatakan bahwa ini merupakan kasus tahun 2016. “Ini berkas lama dan terdakwa ini pernah jadi DPO,” jelasnya.

Namun saat dipertegas terkait pasal yang didakwakan, JPU Ahmad Iriyanto mengaku bahwa berkas tersebut dari penyidik polisi. “Yang membuat berkas dan pasalnya kan polisi. Jangan salahkan saya dong, tanyakan sama penyidik Kepolisian,” pungkasnya. @rofik