Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang menyebut Amien Rais menerima Rp 600 juta dipertanyakan kader PAN yang juga musisi Anang Hermansyah.

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN ini mempertanyakan surat tuntutan JPU KPK yang menuduh Ketua MPR Amien Rais menerima aliran dana Rp 600 juta dari proyek di Kementerian Kesehatan. “Penyebutan nama Pak Amien oleh JPU KPK menjadi bola liar yang menimbulkan persepsi seolah Pak Amien terima uang korupsi. Ini terlalu ceroboh dan bisa disebut sebagai bagian pembunuhan karakter terhadap Pak Amien,” terang Anang Hermansyah dalam rilis resmi kepada Lensa Indonesia.

Menurutnya, surat tuntutan JPU KPK itu telah menggiring persepsi publik seolah Amien Rais terbukti menerima uang korupsi tersebut. “Penegakan hukum itu bukan dengan melanggar hak hukum warga negara. Negara harus tampil sebagai penegak hukum bukan sebagai pembelok hukum,” sambungnya mengingatkan.

Musisi asal Jember ini juga meminta agar proses hukum dalam proyek di Kementerian Kesehatan berjalan sesuai koridor hukum. Penyebutan nama Amien Rais yang disebut menerima uang Rp 600 juta dari proyek di Kementerian Kesehatan sejak awal telah dibantah matan Ketua Umum PAN, Soetrisno Bachir. “Padahal sejak awal sudah dibantah Mas Soetrisno, mengapa masih disebut seolah-olah Pak Amien terima uang proyek Kemenkes di surat tuntutan jaksa? Jangan salahkan publik jika penyebutan nama Pak Amien dinilai bukan masuk bab ranah hukum,” tandasnya. @LI-15