LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum hari ini, Rabu (14/6), resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2018. Ada sebanyak 171 daerah akan menggelar pelaksanaan pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang.

Peluncuran Pilkada ini juga seiring dengan terbentuknya Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2018.

Untuk tahap sosialisasi Pilkada 2018, KPU menetapkan pada hari ini hingga 26 Juni 2018.

Ketua KPU RI Arief Budiman berpesan kepada seluruh KPU daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun depan agar dapat menjaga integritasnya.

“Jadi mohon maaf partai politik, kami kalau diundang untuk acara seremonial biasanya tidak hadir. Yang kami hadiri kalau KPU diminta jadi narasumber persoalan teknis dan sosialisasi,” ujar Arief di Kantor KPU RI.

Dari sederetan pemilu sebelumnya, Dia berharap pelkasanaan pemilu dan pilkada dari tahun ke tahun berjalan demokratis dan lebih berkualitas. Arief pun menghimbau, peserta dan pemilih di Pilkada 2018 untuk bersikap dewasa.

Peserta Pilkada 2018, menurutnya, harus lebih elegan menggunakan berbagai isu sekaligus memberikan pendidikan politik yang baik untuk masyarakat.

Selain itu, masyarakat pemilih juga diimbau pandai memilah cara-cara yang digunakan kandidat untuk meraih kemenangan di daerah masing-masing.

“Peserta pemilu harus lebih elegan, tak lagi menggunakan isu-isu negatif. Kalau dengan cara yang tidak baik (meraih kemenangannya) tentu hasilnya tidak baik juga,” pintanya.

Diketahui, Pilkada 2018 digelar pilkada seanyak 171 daerah, diantaranya yaitu 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Tiga provinsi di Pulau Jawa yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur termasuk dalam provinsi yang akan menggelar pilkada tahun depan.@yuanto