LENSAINDONESIA.COM: Presiden Brasil, Michel Temer, membantah keras didakwa menerima suap dari bos perusahaan pengemas daging yang juga terlibat skandal korupsi.

BBC pada Selasa (27/6/2017) melaporkan bahwa dakwaan terhadap Presiden Brasil, Michel Temer, telah disampaikan Jaksa Penuntut Umum ke Hakim Mahkamah Agung dan sedang digodok untuk dapat dilanjutkan ke Majelis Parlemen. “Saya akan membuktikan tidak bersalah. Saya sudah menghadapi banyak tuduhan sejak menjabat tahun lalu,” tegasnya.

Michel Temer memang mendapat banyak tudingan korupsi sejak menjabat sebagai presiden Brasil tahun lalu usai menggantikan presiden sebelumnya Dilma Rouseff yang dilengserkan karena kasus korupsi. Awalnya, dia adalah wakil presiden Rouseff.

Dakwaan tersebut ditetapkan setelah mencuatnya rekaman audio Michel Temer dan seorang petinggi perusahaan pengemasan daging yang membahas penerimaan suap.

Michel Temer juga dianggap tak bisa menjadi Presiden Brasil yang baik sehingga partai oposisi dan warga Brasil gencar menuntut pemazkulannya segera dilaksanakan. @LI-15