LENSAINDONESIA.COM: Sebuah bom bunuh diri meledak di ibukota Suriah, Damaskus, menewaskan setidaknya tujuh orang. Polisi Suriah tengah mengejar tiga tersangka bom mobil yang berupaya untuk masuk ke ibukota, seperti disampaikan laporan Tv setempat.

Polisi menghentikan dua kendaraan, tetapi kendaraan ketiga masuk ke lapangan Tahrir dan dilaporkan pelaku meledakkan diri setelah dikepung oleh aparat. Kendaraan itu meledak di tengah keramaian orang yang mulai aktif pasca liburan Hari Raya Idul Fitri.

Adapun dua mobil lainnya dihancurkan oleh polisi, kata media setempat.

Kepala Polisi Damaskus, Mohamad Kheir Ismail, dalam wawancara via telepond engan al-Ikhbariya TV mengatakan bahwa mobil pelaku terlihat melintas di jalan bebas hambatan dan dikejar polisi. Pelaku, kata dia, menginginkan banyak korban dalam aksinya kali ini namun gagal.

Running text televisi menunjukan ledakan menyebabkan kerusakan fatal dekat Old City dimana jalanan penuh dengan reruntuhan, beberapa mobi yang rusak parah sedangkan lainnya menjadi rongsokan metal.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Sebelumnya, Damaskus diserang dua bom bunuh diri yang dilakukan terpisah pada Maret lalu. Satu diklaim oleh ISIS sedangkan lainnya diklaim oleh militan yang berafiliasi dengan Tahrir al-Sham.

Selama ini, Damaskus termasuk aman di tengah perang saudara yang berkecamuk selama enam tahun di Suriah. @licom