LENSAINDONESIA.COM: Proses evakuasi korban jatuhnya helikopter milik Badan SAR Nasional (Basarnas) tertunda akibat api masih melalap badan helikopter.

Kabid Pelatihan dan Riset Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Tengah Petut Wibowo mengatakan, saat ditemukan kondisi helikopter dalam keadaan rusak parah.

“Ya, betul. Kondisinya terbakar. Kita masih belum melakukan evakuasi karena kita masih khawatir dengan kondisi yang ada,” ujarnya.

Petut mengatakan, proses evakuasi ditunda karena dikhawatirkan akan terjadi ledakan.

kita masih khawatir dengan kondisi yang ada. Karena ditakutkan ada ledakan. Kita belum tahu apakah BBM helikopter tersebut masih atau tidak, kita nggak tahu juga. Kita ambil save sebagai relawan. Sampai saat ini kita belum bisa evakuasi,” ungkapnya.

Diketahui, helikopter milik Basarnas ini jatuh di perbukitan Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (02/07/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Hingga saat ini sudah dipastikan ada 2 korban jiwa. Namun manifestasi penumpang masih belum diperoleh sehingga jasad keduanya juga belum teridentifikasi.@LI-13