LENSAINDONESIA.COM: Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dilaporkan pria bernama Muhammad Hidayat ke Polres Bekasi Kota. Pria yang aktif lewat saluran video “Youtube” itu dituduh telah menodai agama.

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Hero Hendriarto membenarkan adanya laporan masuk mengenai dugaan penodaan agama yang dilakukan Kaesang. Pihaknya mengaku masih mempelajari laporan tersebut.

“Betul dan masih dipelajari,” terang Hero saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/7/2017).

Video yang berisi laporan polisi atas Kaesang Pangarep beredar di media sosial.

Heboh laporan tersebut bermula saat seseorang di media sosial mengunggah surat laporan ke Polres Bekasi Kota. Terlihat dalam surat tersebut, seseorang bernama Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang pada 2 Juli 2017.

Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang lantaran dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama melalui media sosial. Salah satunya ialah yang diunggah pada 29 Mei 2017 dengan judul #BapakMintaProyek.

Dalam video tersebut, Kaesang mengomentari salah satu video di mana terdapat anak-anak yang berteriak “bunuh Ahok” saat pawai lebaran.

Pelapor menuduh Kaesang mengunggah video berujar kebencian dengan ucapan, “mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, tidak mau mengingatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso”.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelaporan pada Selasa (4/7/2017) kemarin.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kompol Erna Ruswing.

Erna menyatakan pihaknya tetap akan menindaklanjuti pelaporan ini.@licom