LENSAINDONESIA.COM: Muhammad Hidayat Situmorang, pelapor anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, terancam segera dijebloskan penjara dalam waktu dekat. Pasalnya, dia sebelumnya sudah berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian terharap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan ketika demo 411.

Sebelumnya, Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang Pangarep dalam tuduhan kasus ujaran kebencian berdasar bukti video dalam vlog berjudul #BapakMintaProyek. Kaesang dianggap ujarkan kebencian dengan menyebut berkali-kali kata ‘Ndeso’.

Belakangan, proses hukum laporan tersebut tak dilanjut polisi ke ranah penyelidikan dan penyidikan sehingga membuat Muhammad Hidayat berang. Dia lalu dia mengancam akan melaporkan Wakapolri Komjen Syafruddin ke Dewan Kehormatan Perwira, Kompolnas dan DPR. Bahkan Hidayat menyebut Wakapolri ‘bodoh’.

Menanggapi hal itu, Wakapolri Komjen Syafruddin cuek dan balik mengancam akan melakukan penahanan terhadap Muhammad Hidayat Situmorang dalam waktu dekat. Pasalnya, setelah jadi tersangka ujaran kebencian ke Kapolda Metro Jaya, Hidayat tak ditahan karena penangguhan penahanannya dikabulkan. “Iya, pasti kami tahan,” tegasnya, Jumat (7/7/2017).

Wakapolri Komjen Syafrudin juga menjelaskan, laporan terhadap akun Kaesang Pangarep yang berjudul #BapakMintaProyek tak memenuhi unsur pidana. “Nggak ada pidananya, laporan itu mengada-ngada saja. Masyarakat jangan terpengaruh. Nggak usah didengar dia,” pungkasnya. @LI-15