Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ingin beraksi lagi, DPO kasus pencurian diringkus Tim Anti Bandit Polsek Dukuh Pakis
Martien, DPO kasus pencurian yang berhasil ditangkap petugas Polsek Dukuh Pakis (nanda)
HEADLINE JATIM RAYA

Ingin beraksi lagi, DPO kasus pencurian diringkus Tim Anti Bandit Polsek Dukuh Pakis 

LENSAINDONESIA.COM: Hendak melakukan pencurian, Martien Johanes Robot (32) warga Jl Sidotopo Wetan III Surabaya, dijebloskan jeruji besi Polsek Dukuh Pakis, Selasa (11/7/2017) dinihari WIB, setelah nekat masuk rumah Indra Widyastutik (36) warga Jl Dukuh Pakis VI E.

Kasus pencurian bermula ketika sekitar pukul 03.15 WIB, Martien Johanes memarkir motor Suzuki Satria L 5151 AI di depan rumah korban. Kemudian dengan mengendap-ngendap sambil memastikan kondisi sedang sepi, pelaku masuk ke dalam ruang tamu korban melalui pintu depan yang tertutup tapi tidak dikunci.

Namun Martien tak menemukan barang berharga di ruang tamu sehingga melangkahkan kakinya ke ruang tengah. Ternyata, saat itu pemilik rumah belum tidur dan sedang asik memainkan ponselnya dari atas sofa. Sempat tertegun sebentar, korban yang kaget karena ada orang asing masuk ke dalam rumahnya langsung berteriak. Teriakan itu didengar kakaknya, Lutfi.

Pelaku yang berusaha kabur langsung dikejar. Pada saat bersamaan, ada anggota Tim Anti Bandit Polsek Dukuh Pakis yang sedang piket berpatroli tak jauh dari lokasi kejadian. Begotu berhasil ditangkap, martien langsung digelandang ke Mapolsek.

Dalam pemeriksaan, diketahui jika Martien sudah masuk dalam DPO Polsek Dukuh Pakis, lantaran 15 Juni 2017 lalu pernah melakukan pencurian di sebuah gudang mebel Jl Dukuh Pakis V Gang Masjid. Dari tempat milik Rini Pancawati itu, pelaku pencurian ini berhasil menggasak 3 unit Hp. Masing-masing Cross hitam putih, Samsung J3 Gold dan Smartfren C2 hitam.

“Dalam pemeriksaan juga diketahui jika pelaku pada 28 Juni 2017 lalu juga sempat mencuri sebuah laptop di kos-kosan belakang RSU dr Soetomo,” ujar Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis AKP M Akhyar, Selasa (11/7/2017).

Baca Juga:  FTF Returnees jadi pembicaraan Kepala BNPT saat bertemu Perwakilan Tetap RI PBB di Jenewa

Masih kata AKP M Akhyar, dari rumah korban Indra Widyastutik, pihaknya mengamankan motor pelaku yang tertinggal saat dikejar kakak korban. “Pelaku akan kami jerat pasal berlapis, yakni Pasal 53 KUHP karena melakukan percobaan pencurian dan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian karena sesuai dengan laporan Juni 2017 lalu, pelaku juga melakukan aksi di sebuah gudang mebel,” tutupnya. @nanda