LENSAINDONESIA.COM: M Irfan (31) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot, dijebloskan tahanan Polsek Asemrowo karena nyambi jadi pengecer togel.

Penangkapan bermula saat warga Jl Bandarejo Surabaya ini menurunkan penumpangnya di Bundaran Karang Poh, tepatnya di Jl Balongsari III B Surabaya. Sambil menunggu penumpang, Irfan ternyata mengirim rekapan nomor tombokan kepada seseorang.

“Kami amankan pelaku beserta barang bukti HP merk SPC. Setelah kami cek isi HP-nya, pelaku tak bisa mengelak karena di dalamnya berisi SMS rekapan tombokan togel kepada seseorang,” ujar Panit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Endri Subandrio, Jumat (21/7/2017).

Dari penangkapan Irfan, Unit Reskrim Polsek Asemrowo melakukan pengembangan dan meminta sopir angkot itu menunjukkan siapa orang yang menerima SMS togel darinya. Hasilnya, Juyanto (43) warga Menganti, Gresik, yang juga sopir angkot menyusul dibekuk dengan barang bukti HP merk Strawberry berisi SMS rekapan tombokan togel dan uang 50 ribu.

“Jadi, pelaku M Irfan ini pengecernya, sedangkan Juyanto pengepulnya. Saat ini kami masih berusaha kembangkan untuk mengidentifikasi bandar di atas Juyanto,” imbuh Iptu Endri.

Dalam pemeriksaan, kedua sopir angkot ini mengaku baru sebulan menjalankan bisnis togel karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Penumpang sepi sekarang karena banyak angkutan online murah. Untuk menutup kebutuhan sehari-hari, kami nyambi jadi pengecer togel. Nah, hasilnya untuk menambah pendapatan kami,” aku Irfan. @nanda