LENSAINDONESIA.COM: Chester Bennington ditemukan tewas pada Kamis (20/7/2017) di rumahnya di wilayah Coroner, Los Angeles, sekitar pukul 09:00 waktu setempat. Vokalis Linkin Park itu diduga meninggal karena bunuh diri.

Chester tewas di usia 41 tahun dan meninggalkan seorang isteri dan enam anak. Kasus ini diselidiki oleh kantor kepolisian Los Angeles.

Kematian Chester juga dikonfirmasi oleh Mike Shinoda lewat akun Twitternya. “Sungguh mengejutkan dan sangat sedih, tapi itu benar. Statemen resmi akan kami keluarkan secepatnya,” cuitnya.

Chester diketahui memiliki masalah alkohol dan narkoba sepanjang hidupnya. Di masa kecilnya, mendiang juga mengalami pelecehan seksual oleh teman lelakinya yang lebih tua. Orang tua Chester bercerai di usia 11 tahun.

Bennington dilaporkan memiliki kedekatan dengan vokalis Soundgarden, Chris Cornell, yang juga meninggal karena bunuh diri pada Mei silam. Adapun hari Kamis kemarin adalah ulang tahun Chris Cornell. Saat hadir di pemakaman Chris Cornell, Chester sempat menyanyikan lagu “Hallelujah”.

Didirikan pada 1996, Linkin Park telah memenangkan dua kali penghargaan Grammy dan pada masanya albumnya telah terjual 70 juta kopi di seluruh dunia.

Grup musik ini melahirkan sejumlah lagu yang kemudian meledak di pasar di antaranya Faint, In The End and Crawling. Mereka juga pernah berkolaborasi dengan penyanyi rap, Jay-Z.

Albumnya yang berjudul Meteora pernah menduduki puncak tangga lagu Billboard 200 pada 2003 dan dianggap sebagai salah satu karya musik rock indie terbesar sepanjang masa.

Rencananya, Beninngton dkk akan memulai tur pada minggu depan.@licom