LENSAINDONESIA.COM: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bulan depan, Agustus, akan umumkan nama figur yang bakal maju Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat yang diusung partai berlambang banteng moncong putih di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

“Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ini kan tinggal 11 bulan lagi. Agustus kita secepatnya akan ada keputusan,” ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristianto usai menghadiri Rakor DPD PDIP Perjuangan Jawa Barat di Hotel Horison Bandung, Sabtu (22/7/2017).

Hasto mengungkap, PDI Perjuangan telah menyiapkan strategi pemenangan untuk Pilgub Jabar 2018, yakni akan memunculkan sosok kepala daerah yang penjaringannya dilakukan, baik dari internal partai dan eksternal partai.

“Ya kekuatan kita ada digotong royong. Memang secara ideal itu dihadirkan dari internal tapi yang menentukan lihat peta elektabilitas. Jadi secara peta dilakukan perpaduan antara internal dn eksternal partai baik cagub dan wagub,” terangnya.

Dari hasil penjaringan kandidat bakal calon kepala untuk Pilgub Jabar 2018, PDIP telah menjaring dua kader internal yaitu Sekjen DPD PDIP Jawa Barat Abdi Yuhana dan politisi Puti Guntur Soekarno. Sementara dari eksternal partai, ada nama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa yang mendaftarkan diri melalui penjaringan dari PDIP.

Hasto menjelaskan, PDIP juga terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai terkait Pilgub Jabar, meski secara jumlah kursi di DPRD Jabar partainya bisa mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi. “Kalau koalisi, kami melihat kerja sama antar parpol penting. Penduduk Jabar banyak dan besar. Tantangan tidak ringan. Termasuk aspek ideologi. Sehingga kami perlukan proses politik partai lain,” terangnya.

Hasto pun mengungkap, dalam Rakor, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader PDIP di Jawa Barat untuk konsolidasi dan memenangkan Pilgub Jabar 2018.@licom