Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Sambut Hari Anak Nasional 2017, Astragraphia mendongeng Malin Kundang dihadapan untuk TK
Pembacaan Dongeng Melalui Pertunjukkan Panggung Boneka 1Pembacaan Dongeng Melalui Pertunjukkan Panggung Boneka. FOTO: Rudi-lensaindonesia.com
HEADLINE TECHNO

Sambut Hari Anak Nasional 2017, Astragraphia mendongeng Malin Kundang dihadapan untuk TK 

LENSAINDONESIA.COM: Menyambut Hari Anak Nasional 2017 yang diperingati tanggal 23 Juli 2017, Astragraphia menghadirkan dongeng “Malin Kundang” yang dikemas dalam bentuk pertunjukan panggung boneka dihadapan murid TK Perguruan Tinggi Cikini, Jakarta.

Chief of Corporate Communications & OS Astragraphia, Hari Mulyoraharjo mengatakan salah satu cara untuk mengenal budaya Indonesia adalah melalui dongeng, cerita rakyat dan legenda yang sejak dahulu biasa dijadikan alternatif hiburan edukatif oleh para orang tua dan guru kepada anak-anak.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia yang sudah turun-temurun disampaikan oleh nenek moyang kita kepada anak-anak usia dini agar budaya tersebut dapat terus lestari,” kata Hari Mulyoraharjo kepada Lensaindonesia.com di Jakarta.

Menurutnya, generasi muda sekarang lebih akrab dengan tokoh kartun asing ketimbang tokoh dalam dongeng, cerita rakyat maupun legenda Indonesia seperti Si Kancil atau Malin Kundang. Padahal dongeng memiliki pesan moral kepada anak sebagai bekal mereka dalam kehidupan.

“Ibarat kertas putih, anak-anak adalah sosok yang polos dan mudah menyerap apa yang diberikan lingkungan sekitarnya. Mereka mudah meniru apa yang mereka lihat, dengar, dan juga baca. Sebagai orang tua, penting bagi kita untuk menanamkan kebiasaan positif pada anak sejak dini dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan budaya,” ungkap Hari.

“Melalui perayaan Hari Anak Nasional ini, saya mewakili Astragraphia merasa senang sekali atas kesempatan yang diberikan oleh TK Perguruan Cikini Jakarta sehingga kami dapat berkontribusi bagi kemajuan pendidikan anak-anak Indonesia,” imbuhnya.

Selain mendongeng Malin Kundang, dalam acara itu Astragraphia menyerahkan mesin multifungsi Fuji Xerox DocuCentre S2420 kepada TK Perguruan Cikini.

Dengan desain yang ringkas, mesin memiliki teknologi mumpuni seperti kemampuan copy, print, dan juga color scan dengan langkah-langkah yang mudah, sehingga dapat digunakan sehari-hari bagi industri kecil dan rumahan, termasuk TK Perguruan Cikini, Jakarta.

Baca Juga:  Polisi gerebek kos pelaku serangan Polsek Wonokromo

“Selama ini karya anak-anak berupa lukisan dan prakarya lain seringkali terbuang begitu saja karena ruang penyimpanan yang terbatas. Kini dengan menggunakan Fuji Xerox DocuCentre S2420, pengajar TK Perguruan Cikini dapat menyimpan dokumentasi karya anak-anak dengan mengubahnya menjadi dokumen digital melalui fungsi scan. Dokumentasi ini dapat diberikan kepada orang tua dan digunakan sebagai salah satu cara untuk melihat perkembangan anaknya di sekolah, sekaligus menjadi kenangan manis saat si kecil beranjak dewasa,” jelas Hari.@rudi