LENSAINDONESIA.COM: Beras dengan merek Maknyuss dan Ayam Jago, sudah mulai ditarik peredaraan. Dua merek beras itu sudah di instruksikan  untuk di tarik dari pasaran oleh  distributornya.

Beras merk Maknyuss dan Ayam Jago yang beredar di pasaran mulai di tarik oleh distributornya di Pasar Kendal Jawa Tengah. Para  pedagang beras yang menjual dua jenis  beras tersebut mulai tidak di jual karena akan ditarik oleh  distributornya.

Nurul, pedagang beras Pasar Kendal mengatakan, jika pasca penggrebekan di  gudang beras Maknyuss, dari distributor akan menarik  beras yang sudah beredar di pasar.

Beras jenis Maknyuss dan Ayam Jago laku tinggi, dalam dua minggu Nurul bisa menjual hingga satu ton. Hal tersebut terlihat dari  pembeli yang memilih beras merk Maknyuss dan Ayam Jago.

Dalam satu kemasan lima kilogram di jual  Rp 62.000, sedangkan Ayam Jago di jual Rp 63.000 per sak kemasan 5 kg.

Menurut Nurul, beras merk Maknyuss maupun Ayam Jago, di akui  berkwalitas tinggi. Beras Maknyuss jenis berasnya C4 super, namun kalau merk Ayam Jago oplosan  antara C4 super dengan beras jenis Bramo.

“Mulai hari ini akan ditarik oleh distributornya makanya  tidak saya jual,” kata Nurul.

Hariyati salah satu  pembeli beras  mengaku setelah mendengar berita dari televisi ia kembali mengkonsumsi beras jenis mentik wangi,. Sebab, takut jika berasnya dicampur  dengan beras lain yang akan mengakibatkan gengguan kesehatan. Hariati mengakui jika beras merk Maknyus memang enak dan pulen.

“Memang berasnya enak, pulen namun harganya juga tinggi tidak seperti beras biasa,” kata  Hariyati.

Hariyati berharap, pemerintah bisa menertibkan yang kabarnya beras Maknyuss dicampur dengan beras rastra.@eko