Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
APBN-P 2017 alokasikan Rp4,7 T untuk Tunjangan Profesi Guru Madrasah dan PAI
Anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati.
HEADLINE UTAMA

APBN-P 2017 alokasikan Rp4,7 T untuk Tunjangan Profesi Guru Madrasah dan PAI 

LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati mengatakan, DPR dan Pemerintah sepakat mengalokasikan anggaran untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) dalam APBN Perubahan tahun 2017 sebesar 4,7 triliun.

“Alhamdulillah, akhirnya DPR dan Pemerintah menyetujui untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,3 triliun untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) dalam APBN Perubahan tahun 2017 yang disahkan pada Kamis (27/7/2017) ini. Alokasi anggaran tersebut merupakan yang terhutang dari tahun 2013, 2014 dan 2015 maupun inpassing terhutang tahun 2017 ini,” ujar Reni dalam keterangannya yang diterima LICOM, Jakarta, Kamis (26/7/2017).

“Selain  itu, DPR dan pemerintah juga menyepakati sebeaar Rp 1,3 triliun dalam APBN murni sehingga total menjdi Rp 4,7 triliun,” tambahnya.

Ketua Fraksi PPP di DPR RI ini juga menjelaskan, bahwa realisasi anggaran ini tidak terlepas dari komitmen semua pihak, baik DPR maupun pemerintah. “Fraksi PPP sendiri dalam berbagai kesempatan resmi dalam sidang-sidang DPR, sejak macetnya anggaran TPG bagi Guru Madrasah dan PAI tahun 2013 selalu menyuarakan dengan mendesak pemerintah agar segera merealisaiskan hak-hak para pendidik tersebut,” jelasnya.

“Politik anggaran dan politk legislasi sebagai wujud komitmen terhadap lembaga pendidikan keagamaan senantiasa Fraksi PPP suarakan. Usulan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan yang merupakan inisiatif Fraksi PPP DPR melengkapi apa yang Fraksi PPP perjuangkan dalam politik anggaran berupa pemenuhan tunjangan profesi guru madrasah dan PAI,” paparnya menambahkan.

Menurut Reni yang juga Wakil Ketum PPP ini, peran Madrasah dan Guru Madrasah dalam membentuk karakter anak bangsa tidak perlu diragukan lagi. Ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Jokowi yang mendorong agar pendidikan di Indonesia juga mendorong pembentukan karakater anak didik, terutama melalui pendidikan agama, Madrasah dan Ponpes.@licom

Baca Juga:  Diresmikan, Tol Layang Jakarta-Cikampek gratis sampai tahun baru, Jokowi: Pembangunannya rumit