LENSAINDONESIA.COM: AKBP Susatyo Purnomo Condro dari Tim Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri, mengungkapkan modus operasional sindikat penipuan online jaringan internasional yang digerebek di Graha Family, Surabaya, Sabtu (29/7/2017).

Menurutnya, langkah awal atau yang biasa disebut level 1 adalah meng-hack sejumlah akun perbankan secara random. Pada level ini, korban dibuat seolah-olah sedang tersangkut masalah pidana. Nah setelah didapat rekening korban. Selanjutnya naik ke level 2, yakni pelaku mengaku sebagai polisi atau jaksa.

“Di tahap terakhir, yaitu level 3 korban yang sudah masuk perangkap didesak untuk mentransfer sejumlah uang kepada para pelaku,” ujar AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Perwira dengan 2 balok di pundaknya tersebut juga menyampaikan, Polri sangat serius dalam upaya penggerebekan sindikat penipuan internasional ini. “Negara kita tidak boleh menjadi tempat bagi para pelaku kejahatan. Indonesia harus punya keamanan dalam hal apapun,” tambahnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, sebanyak 93 warga negara asing (WNA) yang diduga menjalankan bisnis penipuan online digerebek polisi di 4 lokasi di Perumahan Graha Family, tepatnya Jl Mutiara Graha Family I, Blok N1, E58, E68 dan M21, Surabaya, Sabtu (29/7/2017) sore.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB oleh petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime Mabes Polri, Jatanras Polda Jatim dan Jatanras Polrestabes Surabaya.

Dari penggerebekan tersebut petugas gabungan mengamankan 93 WNA asal China dan Taiwan dan Malaysia. Rinciannya 26 wanita dan 67 pria. Mereka diduga kuat dipekerjakan dalam sindikat Online Fraud atau penipuan online.

Para pelaku yang diciduk dari rumah Blok E58, E68 dan M21 kemudian dikumpulkan menjadi satu di rumah Blok N1 Perumahan Graha Family. “Modusnya mengaku atau menjerat para korban secara random. Kemudian mengaku sebagai polisi atau jaksa. Korban-korbannya lalu diminta mentransfer sejumlah uang,” terang AKBP Susatyo Purnomo Condro dari Tim Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (29/7/2017) sekitar pukul 20.00 WIB. @nanda