LENSAINDONESIA.COM: Setelah diciduk petugas sat Reskoba Polres Jakarta Selatan dalam kasus obat-obatan terlarang, pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia mendapat kunjungan dari keluarga dan rekan-rekan sesama artis. Salah satunya Nanda Persada.

Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia, Nanda Persada, usai berkunjung melihat kondisi Tora Sudiro dan Mieke Amalia, menegaskan bahwa pasangan artis yang diciduk polisi itu mengaku tak tahu bila obat dumolid yang digunakan untuk penenang selama ini ternyata termasuk yang dilarang.

“Itu digunakan bukan untuk have fun, tapi untuk istirahat. Sebenarnya yang bersangkutan juga tidak tahu bahwa itu dilarang,” terang Nanda Persada di Polres Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017).

Menurutnya, Tora Sudiro dan Mieke Amalia berpikir yang mereka konsumsi itu hanya sekadar obat penenang. “Dipikirnya ini obat penenang untuk memudahkan cepat tidur atau istirahat karena mereka capek seharian kerja. Mereka keliru mendapat info karena temannya mengatakan itu obat untuk memudahkan tidur, bukan narkoba. Padahal itu termasuk dalam psikotropika,” lanjut Nanda.

“Mereka tidak tahu atau tidak ngerti, tidak bermaksud dengan sengaja. Seperti kurang informasi dan shock,” pungkasnya.

Pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap petugas Sat Reskoba Polres Jakarta Selatan di rumahnya, kawasan Ciputat. Polisi menyita 30 butir dumolid yang termasuk kategori obat penenang, sebagai barang bukti.

“Tiga strip dumolid kami amankan. 1 strip ada 10 butir jadi total 30 butir,” terang Kasat Reskoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung. @LI-15