Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Myanmar bantah lakukan pembersihan etnis Muslim Rohingya
Seorang perempuan berjalan di tengah reruntuhan setelah kebakaran menghanguskan shelter bagi Muslim Rohingya di barat Rakhine. (Reuters)
ASIA

Myanmar bantah lakukan pembersihan etnis Muslim Rohingya 

LENSAINDONESIA.COM: Myanmar menolak tuduhan melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan pembersihan etnis Muslim Rohingya, Minggu (6/8/2017). Tuduhan itu disampaikan oleh PBB tahun lalu.

Kekerasan dialami minoritas setelah militan Rohingya membunuh sembilan penjaga perbatasan pada Oktober lalu. Militer Myanmar dituduh memperkosa perempuan Rohingya, membunuh penduduk dan membakar rumah-rumah mereka yang menyebabkan 75 ribu orang mengungsi ke Bangladesh.

Bantahan ini keluar pasca penyelidikan yang dilakukan oleh Myanmar. Beranggotakan 13 orang dan dipimpin Wakil Presiden Myint Swe – menyebut penyelidikan oleh komisi independen hak asasi manusia tidak kredibel.

Dihadapan media di Yangon, Myint Swe mengatakan penyelidikan berlangsung selama delapan bulan. “Tidak ada pelanggaran hak asasi manusia, tidak ada bukti pembersihan etnis seperti yang dituduhkan PBB,” katanya, mengutip Reuters.

Dia menambahkan, “Sejumlah orang dari luar negeri membuat kisah adanya genosida, tapi kami tak menemukan bukti apapun.”

PBB belum merespon hal ini.

Komisi ini menerima 21 laporan dari warga desa terkait pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan yang dilakukan aparat keamanan, namun menyatakan tidak bisa memverifikasi kebenarannya.

“Kami mempersilakan mereka (korban) mengajukan komplain ke pengadilan bila memiliki bukti bahwa ada pelanggaran hak asasi manusia, tapi hingga saat ini belum ada yang mengajukan gugatan,” imbuh Zaw Myint Pe, sekretaris panel ini.

Komisi ini menuduh pemberontak berada dibalik organisasi asing “untuk menciptakan ketidakstabilan dan menjelekkan Myanmar”.

Myanmar sebelumnya menolak mengakui Rohingya sebagai warga negara dan menyebut mereka sebagai imigran gelap dari Bangladesh. @licom

Baca Juga:  Pemprov Jatim gelar sholat gaib untuk almarhum "Mr. Crack"