LENSAINDONESIA.COM: Petugas jajaran Satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya, Selasa (15/8/2017), menggunakan seragam pejuang saat melayani permohonan SIM. Hal ini sebagai simbol nasionalisme sekaligus merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain menggunakan seragam pejuang warna khaki, juga terlihat para petugas ini menggunakan seragam TNI dan Dokter.
mengatakan, para petugas yang melayani pemohom surat izin mengemudi (SIM), dengan berseragam pejuang, sebagai bentuk wujud nasionalisme menghormati perjuangan Pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

“Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang dalam merebut kemerdekaan, dan juga menanamkan jiwa nasionalisme kepada seluruh petugas,” terang Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Ade Wira didampingi Kanit Regident AKP Sigit Indra .

Perwira menengah asal Medan ini juga memberikan SIM gratis bagi pemohon yang lahir tepat pada hari kemerdekaan, 17 Agustus. “Bagi pemohon SIM A/C yang hari lahirnya tepat pada hari kemerdekaan, kami akan memberikan secara gratis,” tambahnya.

Meski memberikan SIM gratis, Ade Wira juga menegaskan, pemohon wajib lulus baik test teori maupun praktik. “Ya tetap harus lulus ujian teori dan praktik. Kalau tidak lulus, tentunya kami beri kesempatan mengulang,” pungkasnya.

Sementara Kanit Regident AKP Sigit Indra menambahkan, bagi masyarakat yang lahir tepat pada hari kemerdekaan, pemohon pembuatan SIM baru akan dilayani pada 18 Agustus 2017. “Ini khusus bagi pemohon baru SIM A/C, bukan perpanjangan, dan kita akan melayani sehari setelah oeringatan hari kemerdekaan,” ucapnya.@rofik.