LENSAINDONESIA.COM: Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya ternyata tidak memiliki Gelanggang Olahraga (GOR) yang representatif khusus untuk bola voli.

Selama ini Kota Surabaya banyak melahirkan pemain-pemain nasional yang handal bagi Indonesia. Baik untuk pemain putri maupun pemain putranya, klub-klub seperti Surabaya Bank Jatim dan Surabaya Samator banyak menyumbangkan pemainnya untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Kerana itu, Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Surabaya Kombes Pol M Iqbal berharap Wali Kota Tri Rismaharini bisa mewujudkan dengan membangun GOR Bola Voli yang berstandart Internasional.

“Kami ingin Surabaya jadi tempat event internasional. Selama ini kami masih belum bisa menggelar event internasional karena GOR yang ada belum memenuhi standar internasional secara keseluruhan. Mudah-mudahan Bu Risma sebagai wali kota bisa membangun satu GOR yang representatif. Sehingga kami bisa menggelar event internasional di sini,” terangnya dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) PBVSI Surabaya di Polrestabes Minggu (20/08/2017) siang.

Pria yang juga menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya ini menyampaikan, dengan adanya GOR Bola Voli yang berstandart Internasional maka perbolavolian Surabaya akan semakin ramai dan semarak. Di samping itu, event regional, nasional maupun internasional dapat diselenggakan di Kota Pahlawan ini.

Sementara itu Prof. Andun Sudijandoko yang mewakili Pengprov PBVSI Jawa Timur yakin Musorkot PBVSI Surabaya berjalan lancar dan dapat memilih kepengurusan masa bakti 2017-2021.

“Semoga lancar dan sukses. Secara eks officio ketua umum langsung di pimpin Kapolrestabes Surabaya, jadi tinggal memilih formatur dan membentuk kepengurusan Pengkot PBVSI Surabaya masa bakti 2017-2021,” ujarnya saat membuka Musorkot PBVSI Surabaya.@fredy