Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Achmad Januar (38) warga Jl Wonokromo VIII, dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo, lantaran menjadi pengedar pil koplo dan sabu-sabu.

Penangkapan berawal saat petugas mendapat laporan bahwa di wilayahnya sering ada transaksi narkoba. Kemudian, laporan tersebut ditindaklanjuti dengan cara melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Sebulan melakukan penyelidikan, akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku, Minggu (20/8/2017) lalu di rumahnya. Selanjutnya, Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti 45.000 butir pil koplo, 6 poket sabu seberat 1,68 gram, seperangkat alat hisap, 1 timbangan elektrik dan sejumlah uang tunai.

“Pil koplo tersebut dikemas di dalam 45 toples. Satu toples berisi 1000 butir pil koplo,” ujar Kapolsek Wonokromo Kompol Agus Bahari, didampingi Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Ristianto, Selasa (22/8/2017).

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku biasa memasok pil koplo dan sabu-sabu dari temannya satu kampung berinisial L. “Pelaku mengaku sudah 3 bulan mengedarkan di wilayah Wonokromo. Pelaku ini hanya menjual barang haram tersebut ke kalangan teman sendiri. Sistem pesannya melalui SMS, lalu diserahkan ke pembeli dengan sistem ranjau. L saat ini sudah kami tetapkan sebagai DPO dan sedang dalam pencarian,” imbuh Kompol Agus Bahari.

Kepada penyidik Polsek Wonokromo, Januar mengaku membeli per toples pil koplo seharga Rp 500 ribu lalu dijual lagi seharga Rp 600 ribu. “Uangnya lumayan bisa buat tambahan kehidupan sehari-hari pak,” aku pria yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service sebuah kampus di Surabaya ini. @nanda